Terjadi Lagi Insiden Tendangan Kungfu di Liga 4, Pemain Dihukum Berat

Sepakbola

Terjadi Lagi Insiden Tendangan Kungfu di Liga 4, Pemain Dihukum Berat

Tim detikSport - detikSumut
Kamis, 08 Jan 2026 13:16 WIB
Terjadi Lagi Insiden Tendangan Kungfu di Liga 4, Pemain Dihukum Berat
Tendangan kungfu di Liga 4 (Foto: Dok. Liga 4)
Jakarta -

Kasus kekerasan yang melibatkan pemain sepakbola Indonesia kembali terjadi. Kali ini, Dwi Pilihanto dijatuhi sanksi larangan bermain seumur hidup serta diberhentikan dari klubnya, KAFI Jogja, usai melakukan tindakan brutal di lapangan.

Dilansir detikSport, peristiwa tersebut berlangsung di ajang Liga 4, serupa dengan insiden yang sebelumnya melibatkan Hilmi Gimnastiar dari PS Putra Jaya. Dwi melakukan pelanggaran keras saat KAFI Jogja berhadapan dengan UAD FC dalam laga Liga 4 Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (6/1).

Korban dalam insiden itu adalah Amirul. Dwi kedapatan menendang kepala lawannya ketika keduanya berebut bola di sisi lapangan. Meski demikian, wasit hanya memberikan kartu kuning kepada Dwi atas pelanggaran tersebut. Sementara itu, Amirul sempat mendapat perawatan medis sebelum akhirnya tidak bisa melanjutkan pertandingan dan ditarik keluar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi Dwi kemudian menjadi perhatian Panitia Disiplin (Pandis) Asprov PSSI DIY. Hasil penyelidikan berujung pada sanksi berat berupa larangan beraktivitas di dunia sepakbola seumur hidup. Keputusan tersebut tertuang dalam surat bernomor 005/Pandis_Liga4DIY_PSSI_DIY/1/2026, dengan dasar pelanggaran Pasal 48 Jo. Pasal 49 Jo. Pasal 10 Jo. Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025.

Menindaklanjuti keputusan itu, manajemen KAFI Jogja langsung mengambil langkah tegas dengan memutus kontrak Dwi Pilihanto sebagai pemain klub.

ADVERTISEMENT

Melalui pernyataan resminya, KAFI Jogja mengunggah surat keputusan klub yang berisi enam poin, salah satunya terkait pemecatan Dwi.

"Surat Pernyataan Resmi Klub KAFI Menanggapi Putusan Komdis PSSI DIY," tulis surat tersebut.

"1. Tim KAFI menerima dengan baik seluruh putusan Komdis PSSI DIY,"

"2. Memberhentikan saudara Dwi Pilihanto Nugroho sebagai pemain KAFI karena terbukti bersalah melanggar aturan kode disiplin PSSI 2025," tegas KAFI.

Dalam pernyataan yang sama, pihak klub juga menyampaikan doa agar Amirul segera pulih. KAFI Jogja menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play di setiap pertandingan.




(nkm/nkm)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads