Kemeriahan tradisi Syawalan atau Lebaran Ketupat di Kota Semarang selalu menyajikan cerita unik. Di Kecamatan Pedurungan, warga antusias menyambut kehadiran hidangan khas yang tidak ditemukan di daerah lain, yakni Kupat Jembut. Meski memiliki nama yang terdengar nyeleneh, kuliner ini menyimpan sejarah mendalam tentang kesederhanaan dan kebersamaan.
Tradisi bagi-bagi ketupat ini biasanya digelar meriah setelah salat Subuh pada 8 Syawal, atau tepat tujuh hari setelah Idulfitri.
Imam Masjid Roudhotul Muttaqin, Munawir, menjelaskan bahwa tradisi ini berakar dari masa usai Perang Dunia ke-2. Kala itu, warga yang mengungsi dari Purwodadi kembali ke Pedurungan dalam kondisi yang serba terbatas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terus perang selesai sekitar tahun 50-an. Warga pulang waktu itu menjelang puasa dan suasana masih dalam kesederhanaan, dibuatlah kupat yang sederhana dibelah tengahnya dan dikasih tauge dan dikasih kelapa," kata Munawir saat ditemui di Masjid Roudhotul Muttaqin, Sabtu (28/3/2026) melansir detikTravel.
Mengenai penamaannya yang provokatif, Munawir menduga hal tersebut muncul secara spontan di masyarakat agar kuliner ini memiliki ciri khas yang kuat.
"Saya sendiri kurang tahu itu nama dari mana. Tapi mungkin sebagai keunikan, warga menamakan itu, dan mungkin bisa mudah mengingat, itu dinamakan kupat jembut itu," jelasnya.
Lebih dari sekadar hidangan unik berisi tauge dan parutan kelapa, kupat jembut memiliki filosofi mendalam. Pembelahan ketupat di bagian tengah merupakan simbolisasi dari berakhirnya masa Lebaran dan penyucian diri antar sesama warga.
"Tradisi ini memang ditandai dengan dibelahnya ketupat. Sebagai tanda melepaskan jabat tangan dan Lebaran telah selesai. Dan warga sudah saling memaafkan," ungkap Munawir.
Hingga saat ini, tradisi tersebut terus dijaga secara turun-temurun oleh warga Pedurungan sebagai pengingat akan sejarah leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi di hari raya.
Artikel ini sudah tayang di detikTravel, baca selengkapnya di sini.
(afb/afb)











































