Manajer Humas dan Promosi USU Irsan Mulyadi mengungkap cara CHS mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) melecehkan adik kelasnya. Irsan menyebut CHS melakukan pelecehan secara verbal.
Mulanya Irsan menyebut sudah ada 10 mahasiswi yang menjadi korban pelecehan CHS melapor ke Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Korban mengalami pelecehan seksual dari media sosial.
"Sudah 10 orang yang melapor secara resmi ke Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Universitas Sumatera Utara per Jumat (10/7) sore," katanya Sabtu (11/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelecehan yang dilakukan pelaku yakni melalui pesan yang dikirimkan kepada korban.
"Ada yang dilecehkan dalam bentuk verbal, dalam bentuk chatting di media sosial," lanjut dia.
Apabila ada mahasiswi lain yang menjadi korban pelecehan CHS, diharapkan Irsan dapat segera melapor. Ia pun memastikan identitas pelapor akan dirahasiakan dan akan mendapatkan pendampingan psikologis.
"Kalau seandainya ada korban lain, kami meminta agar segera melapor ke Satgas PPKS. Untuk identitas kami rahasiakan dan jika butuh pendampingan misalnya pendampingan psikologis," kata Irsan.
"Sejauh ini 10 korban yang melapor belum ada meminta untuk pendampingan psikologis," tuturnya.
Aksi Mahasiswa FEB USU Viral di Media Sosial
Viral satu unggahan yang menyebut telah terjadi pelecehan seksual yang dilakukan mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara (USU) inisial CHS kepada puluhan mahasiswi. Pihak kampus meminta para korban membuat laporan ke Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).
Dilihat dari unggahan akun Instagram @chardtogi_ bahwa pelecehan seksual terjadi kepada mahasiswi melalui pesan singkat. R, pemilik akun @chardtogi_ menyebut pacarnya menjadi salah satu korban dari CHS.
"Awalnya info dari teman dekat wanita saya yang masuk ke USU terus dia ngadu ke saya kalau kakak kelasnya ganggu dia. Saya tanya gangguannya seperti apa dan dia langsung kirim saya screenshot-annya antara pelaku sama teman saya ini," ungkap R kepada detikSumut, Sabtu (11/7/2026).
"Isi chat-nya itu seperti melecehkan teman saya seperti "ayo masuk ke mobilku, kita ciuman dan pelukan", terus ngajak-ngajak VCS," lanjutnya.
Simak Video "Video: Pimpinan Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Kekerasan Seks Santriwati"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
