Wanita Diduga ODGJ Bunuh Ibu Kandung di Siantar

Wanita Diduga ODGJ Bunuh Ibu Kandung di Siantar

Finta Rahyuni - detikSumut
Rabu, 08 Jul 2026 20:18 WIB
Petugas Inafis saat mengevakuasi jasad korban.
Foto: Petugas Inafis saat mengevakuasi jasad korban. (dok. Polres Pematangsiantar)
Pematangsiantar -

Seorang wanita di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut) inisial M diduga membunuh ibunya, BS (85). M disebut mengalami gangguan kejiwaan.

"Informasi awal (pelaku) anak perempuan atau keluarga kandung (korban)," kata Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Sandi Riz Akbar saat dikonfirmasi detikSumut, Rabu (8/7/2026).

Sandi mengatakan pihaknya masih mendalami motif pembunuhan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk motif dan yang lainnya masih dalam penyelidikan," sebutnya.

Kapolsek Siantar Timur Iptu Edy J Manalu mengatakan pembunuhan itu terjadi di Jalan Cendawan, Kecamatan Siantar Timur, pagi tadi. Pembunuhan itu diketahui usai salah seorang warga hendak mengantar undangan pesta ke rumah korban.

ADVERTISEMENT

Saat warga tersebut menggedor rumah korban, M pun membukakan pintu. Lalu, saat saksi menyerahkan undangan itu, saksi melihat tangan M berlumuran darah.

Saksi pun menanyakan alasan tangan M berdarah. Saat itu, M pun mengaku telah membunuh orangtuanya.

"Saksi menyuruh (M) menutup pintu dan langsung menuju rumah Pak RT untuk melaporkan kejadian," sebutnya.

Tak lama, Ketua RT dan sejumlah warga lainnya mendatangi rumah korban itu. Saat itu, M kembali mengakui telah membunuh orangtuanya.

Lalu, kata Edy, Ketua RT bersama warga lainnya masuk ke dalam rumah korban dan menemukan korban telah tergeletak di lantai dengan bersimbah darah. Selain itu, di dekat jasad korban juga ada batu gilingan.

Atas kejadian itu, Ketua RT pun melaporkannya ke pihak kepolisian. Selang beberapa waktu, personel Polsek Siantar Timur dan Tim Inafis Polres PematangsianΘ›ar tiba ke TKP.

Kemudian, petugas mengamankan M ke Polsek Siantar Timur untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Sementara jasad korban dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar.

"Sesuai keterangan dari keluarga bahwa terduga pelaku memang sudah lama mengalami gangguan kejiwaan. Saat ini, (pelaku) sudah dibawa ke RS Djasamen saragih untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Sampai saat ini kejadian tersebut masih dalam penyelidikan," pungkasnya.




(fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads