Seorang mahasiswa berinisial Z (21) menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sekelompok pria yang membawa senjata tajam di Palembang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius dan masih menjalani perawatan di RS Bari Palembang.
Insiden itu terjadi di Jalan KH Azhar, Lorong Sungai Aur, Jembatan Dam, Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 04.10 WIB.
Warga Pasar Lama, Kabupaten OKU Selatan, itu pun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk membuat laporan terkait penganiayaan yang dialaminya, Senin (6/7/2026).
Kepada polisi, korban menjelaskan bahwa sebelum kejadian dirinya sedang duduk bersama seorang rekannya di lokasi. Tak lama kemudian, sekelompok orang yang tidak dikenal datang sambil meneriakkan kata "begal". Teriakan tersebut membuat korban dan rekannya panik hingga berusaha melarikan diri.
Menurut korban, kelompok tersebut kemudian mengejar mereka dengan membawa senjata tajam berupa parang dan celurit.
"Teman saya berhasil melarikan diri, sedangkan saya tertinggal lalu dikeroyok oleh sekitar 20 orang," ujar korban.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kanan kepala, gigi depan atas patah, bibir pecah, luka tusuk di bagian belakang tangan kiri, serta lecet pada ibu jari kiri.
Usai kejadian, korban langsung dibawa ke RS Bari Palembang untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah itu, ia melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polrestabes Palembang.
"Saya berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku," harapnya.
Sementara itu, Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Adityan Ammar Syahputra, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pengeroyokan tersebut.
"Laporan sudah kami terima dan selanjutnya akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya.
Simak Video "Video: Ayah dan Anak di Palembang Dikeroyok gegara Teguran Main Layangan"
(nkm/nkm)