Heboh! Besi Pagar Monumen TD Pardede Deli Serdang Nyaris Habis

Heboh! Besi Pagar Monumen TD Pardede Deli Serdang Nyaris Habis

Finta Rahyuni - detikSumut
Senin, 29 Jun 2026 21:00 WIB
Besi pagar di Monumen TD Pardede habis.
Besi pagar di Monumen TD Pardede habis. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Deli Serdang -

Besi pagar di areal Monumen TD Pardede dan Ermina Br Napitupulu yang berada di Jalan Binjai KM 10,8 Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, nyaris habis. Besi pagar hanya tersisa sedikit saja.

Pantauan detikSumut di lokasi, Senin (29/6/2026), pagar yang membentang di bagian depan itu diperkirakan sekitar 50 meter. Namun, lebih dari setengah besi pagar itu tampak sudah raib, hanya tersisa di bagian pinggir sebelah kiri.

Bahkan, besi pagar yang berada tepat di depan patung TD Pardede dan istrinya Ermina Br Napitupulu sudah habis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, terlihat beberapa besi pagar itu kini diganti dengan bambu. Pemasangan bambu itu diduga dilakukan usai perihal habisnya besi pagar di monumen itu, viral di media sosial beberapa hari belakangan.

Batang bambu itu tampak masih baru. Selain itu, sebagian batang bambu yang belum terpasang masih berserakan di bagian dalam areal monumen, dekat gerbang masuk.

ADVERTISEMENT

Kepala Desa Lalang Indrayani Nasution tidak mengetahui pasti sejak kapan besi pagar monumen itu hilang. Namun, dia membenarkan bahwa besi-besi pagar itu sudah banyak yang habis.

"Posisi pagarnya yang berdiri-berdiri itu copot. Jadi, bukan rangkanya semua hilang, yang untuk tombak-tombaknya saja (yang besi tengah)," kata Indrayani saat diwawancarai di kantor Desa Lalang.

Dia menyebut lahan Monumen TD Pardede itu merupakan lahan pribadi dari Yayasan TD Pardede. Dulunya di areal itu juga ada sekolah SMP dan SMA.

Namun, kini yang tersisa hanya sekolah SMP. Areal TD Pardede itu, kata Indrayani, tidak hanya masuk ke dalam wilayah Desa Lalang, tetapi juga ke Desa Purwodadi.

Terkait apakah besi-besi pagar itu dicuri, Indrayani belum bisa memastikannya. Sepengetahuannya, ada petugas yang berjaga di areal monumen TD Pardede itu. Meski begitu, dia menyebut bahwa monumen TD Pardede itu memang kurang terawat.

"Itu saya kurang tahu, apakah ada pencuriannya, karena yang mengawasi Pardede itu juga tidak melapor kepada kita. Namun, saya lihat tadi sudah ditutup dengan dengan bambu pagar yang hilang itu, saya heran juga dipasang bambu. Saya tanya kepala dusun, (katanya) dari pihak TD Pardede yang memasang bambu," ujarnya.

Meski begitu, Indrayani mengaku bahwa pencurian memang tengah marak terjadi. Pihaknya pun telah memaksimalkan penggunaan pos kamling untuk mengantisipasi terjadinya pencurian. Selain itu, dia menyebut dari pihak kepolisian juga rutin berpatroli.

"Terkait pencurian, perlu kita sampaikan bahwa memang hampir di semua wilayah yang namanya pencurian ini meningkat. Makanya saya perintahkan kepada kadus untuk mengaktifkan pos kamling. Dari polsek juga ada rutinitas keliling di setiap desa memantau," pungkasnya.




(fnr/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads