6 Anggota Geng Motor Ditangkap Kasus Remaja Tewas di Parit Deli Serdang

6 Anggota Geng Motor Ditangkap Kasus Remaja Tewas di Parit Deli Serdang

Finta Rahyuni - detikSumut
Selasa, 23 Jun 2026 21:00 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Medan saat merilis kasus tawuran geng motor. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Foto: Kasat Reskrim Polrestabes Medan saat merilis kasus tawuran geng motor. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Ratusan anggota geng motor terlibat tawuran hingga mengakibatkan seorang remaja bernama Muharam Nasution (14) ditemukan tewas di parit di Kabupaten Deli Serdang. Sejauh ini, sudah ada enam pelaku yang ditangkap petugas kepolisian.

"Jadi, hari ini kita telah berhasil mengamankan enam orang pelaku," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis saat konferensi pers, Selasa (23/6/2026).

Adapun keenam pelaku, yakni FT (17), MOH (17), RDS (17), IL (18), RY (19), dan GR (21). Adrian mengatakan peristiwa itu terjadi Jalan Setia Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Senin (22/6) sekira pukul 03.30 WIB. Tawuran itu melibatkan Geng Motor Simple Life (SL) yang bergabung dengan Geng Motor SKM dan Towaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adrian mengatakan bahwa Geng Motor SKM dan Towaga ini masih bagian dari Geng Motor Simple Life. Para kelompok geng motor ini melawan Geng Motor NKB (Nekat Kami Bang).

"SKM dan Towaga ini merupakan rantingnya dari Simple Life ini," sebutnya.

ADVERTISEMENT

Lalu, pada saat kejadian, tiga kelompok geng motor ini mendapat arahan dari ketuanya untuk berkumpul di kuburan Cina Deli Tua. Setelah berkumpul, kelompok geng motor diperintahkan untuk menyerang kelompok NKB.

"Di sana mereka mendapatkan arahan dari Ketua Geng Motor Simple Life untuk melakukan penyerangan terhadap geng motor NKB," sebutnya.

Pihak kepolisian pun menyelidiki kejadian itu dan menangkap para pelaku secara bertahap pada sore harinya sekira pukul 15.00 WIB. Awalnya, petugas kepolisian menangkap pelaku RDS dan FT saat sedang membeli minyak di Jalan Setia. Dari hasil pemeriksaan, petugas kepolisian melakukan pengembangan dan menangkap empat pelaku lainnya.

"Di mana pelakunya ini rata-rata anak. Ada juga dua orang yang sudah dewasa," kata Adrian.

Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan Iptu M Hafizullah mengatakan dari hasil interogasi saksi di lokasi, ada sekitar 200 orang dari pihak kelompok Simple Life yang terlibat tawuran di lokasi, sementara dari pihak NKB hanya sekitar 50 orang.

"Dari hasil penyelidikan yang kita dalami, untuk massa dari grup SL itu massa yang paling banyak. Kami dapat informasi di lapangan, ada sekitar 200 lebih dengan mengendarai 100 sepeda motor dan dua unit mobil, tapi masih kami dalami. Dari geng NKB, mereka ada sekitar 50 atau 60 orang," kata Hafiz.

Akibat tidak seimbang, kata Hafiz, pihak NKB pun memutuskan untuk mundur dan kabur dari lokasi kejadian. Namun, saat hendak kabur itu, korban Muharam terjatuh hingga berujung dianiaya para pelaku.

"Sehingga tidak imbang, Geng NKB mundur, tapi korban jatuh," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang remaja ditemukan tewas di dalam parit di Jalan Setia, Desa Marindal I. Babinsa Desa Marindal I, Kodim 0201/Medan, Sertu Mulyadi, mengatakan korban ditemukan pada Senin (22/6) sekira pukul 05.20 WIB. Saat ditemukan kondisi tubuh korban bersimbah darah dengan sejumlah luka lebam.

"Pada pukul 05.20 WIB, ditemukan seorang korban tergeletak di dalam parit di sekitar lokasi dalam keadaan meninggal dunia," kata Sertu Mulyadi.

Sebelum korban ditemukan meninggal dunia, sekira pukul 04.45 WIB diduga sempat terjadi tawuran antargeng motor yang melibatkan para remaja.

"Terjadi tawuran antargeng motor di lokasi. Diperkirakan jumlah pelaku mencapai 100 orang yang terbagi dalam dua kelompok. Mereka diduga membawa berbagai jenis senjata tajam," ujarnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: WN China Diserang Gerombolan Bermotor Pengguna Narkoba di Bandung"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads