Polisi yang Viral Diduga Didorong ke Parit di Polda Sumut Diperiksa Propam

Polisi yang Viral Diduga Didorong ke Parit di Polda Sumut Diperiksa Propam

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Senin, 25 Mei 2026 17:30 WIB
Polisi yang Viral Diduga Didorong ke Parit di Polda Sumut Diperiksa Propam
Foto: Oknum polisi terlibat cekcok terjatuh di taman SPKT Polda Sumut. (dok. Tangkapan Layar Video Viral)
Medan -

Polisi yang terlibat cekcok hingga dimasukkan parit oleh keluarga istri saat ini sedang diperiksa oleh Propam Polrestabes Medan. Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan persoalan pribadi antara suami dan istri.

"Sekarang sudah ditangani Kasi Propam Polrestabes Medan," kata Kabid Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, kepada detikSumut melalui sambungan telepon seluler, Senin (25/5/2026).

Ia mengatakan bahwa permasalahan pribadi itu sebenarnya hampir selesai. Namun, keduanya masih berselisih terkait harta bersama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya mereka sudah mau selesai, tetapi masih ada persoalan harta gana-gini," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, video seorang oknum polisi yang dikejar warga, diduga diintimidasi dan didorong hingga masuk ke parit, viral di media sosial. Peristiwa tersebut ternyata berkaitan dengan persoalan rumah tangga.

ADVERTISEMENT

Dalam video yang beredar, terlihat seorang anggota polisi berinisial HL terlibat cekcok dengan warga sipil di Mako Polda Sumut. Mereka terlibat adu mulut dan nyaris baku hantam.

Anggota polisi tersebut kemudian didorong hingga terjatuh di taman Gedung SPKT Polda Sumut. Perselisihan tidak berhenti di situ dan berlanjut hingga ke luar Mako Polda Sumut.

Mereka kembali terlibat cekcok hingga polisi tersebut terjatuh ke dalam selokan atau parit. Peristiwa itu kemudian viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 21 Maret 2026. Menurutnya, oknum polisi yang terlibat cekcok itu sedang menghadapi persoalan rumah tangga yang kemudian diviralkan oleh pihak keluarga istrinya.

"Ini masalah keluarga, saling tuding dalam persoalan rumah tangga, termasuk dugaan perselingkuhan," kata Ferry saat dikonfirmasi detikSumut, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa pihak yang mendorong polisi tersebut hingga masuk ke selokan adalah istrinya sendiri bersama keluarganya. Perselisihan itu disebut berkaitan dengan persoalan harta.

"Itu istrinya sendiri bersama keluarganya, termasuk iparnya. Mereka ribut soal mobil dan harta gana-gini," jelasnya.




(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads