Video seorang guru ngaji bernama Halimah Tusadiyah (HT) membongkar lokasi transaksi narkoba dekat Rumah Tahfiz Al-Qur'an Ar Rahma, di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, viral di media sosial. Tak lama setelah peristiwa itu, Halimah sempat mendapatkan teror dari keluarga pengedar narkoba.
Dalam video yang viral pada Selasa (12/5/2026), guru ngaji tersebut membawa kepala desa dan menunjukkan lokasi transaksi narkoba yang berada di dekat rumah tahfiz Al-Qur'an. Terdapat sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi peredaran dan transaksi narkoba di wilayah tersebut.
Kasat Narkoba Polres Deli Serdang, Kompol Ferry Kusnadi, mengatakan bahwa setelah video tersebut viral, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan menangkap dua orang yang diduga sebagai pengedar narkoba di wilayah tersebut, yakni AA dan AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah mendapati seorang pria sesuai dengan ciri-ciri dalam laporan masyarakat sedang duduk di bawah tiang menara, petugas langsung mengamankan pria berinisial AA dan AS, warga Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang," ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Dari hasil penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa plastik pembungkus sabu dan uang hasil penjualan narkoba.
"Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu plastik klip transparan kosong, satu sekop sabu yang terbuat dari pipet plastik, satu dompet kecil berwarna biru dan kuning, satu plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,40 gram, serta uang tunai sebesar Rp317 ribu," ujarnya.
Guru Ngaji Diteror
Selain itu, guru ngaji tersebut sempat mendapatkan teror dari keluarga terduga pengedar narkoba. Namun, polisi langsung memberikan perlindungan kepada HT agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kami langsung melakukan penghalauan terhadap warga yang sempat tidak mendukung kegiatan kepolisian dalam menangani perkara peredaran narkoba ini dan turut memberikan perlindungan kepada Ibu HT," ucapnya.
Sementara itu, HT menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Polresta Deli Serdang yang dinilai bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat.
Ia mengaku sangat bersyukur karena terduga pelaku narkoba akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian.
"Saya sangat berterima kasih karena polisi sudah melakukan penangkapan pengedar narkoba di area rumah tahfiz Al-Qur'an," ucapnya.
Ia berharap pemberantasan narkoba tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut agar desanya terbebas dari peredaran narkoba.
"Mereka tidak lagi menjual narkoba di depan anak-anak. Saya melindungi anak-anak, bukan hanya anak ngaji saya, tetapi seluruh anak-anak generasi bangsa," pungkasnya.
Simak Video "Video: Dua Relawan Sesak Napas saat Padamkan Karhutla di Rasau Jaya Kalbar"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
