Keluarga Minta Kasus Kematian Bintara Polda Kepri Bripda NS Dibuka Terang

Kepulauan Riau

Keluarga Minta Kasus Kematian Bintara Polda Kepri Bripda NS Dibuka Terang

Alamudin Hamapu - detikSumut
Selasa, 14 Apr 2026 12:43 WIB
Keluarga Bripda NS menunggu di depan ruang forensik RS Bhayangkara Polda Kepri. (Alamudin Hamapu/detikSumut)
Foto: Keluarga Bripda NS menunggu di depan ruang forensik RS Bhayangkara Polda Kepri. (Alamudin Hamapu/detikSumut)
Batam -

Seorang anggota Bintara Samapta di lingkungan Polda Kepulauan Riau (Kepri) berinisial Bripda NS dilaporkan meninggal dunia. Korban diduga mengalami penganiayaan oleh seniornya di kawasan rumah susun (rusun) Polda Kepri.

Kuasa hukum keluarga korban, Sudirman Situmeang mengatakan pihaknya meminta agar kasus ini diungkap secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

"Nanti semua akan kami jelaskan. Yang mau kami katakan bahwa kasus ini harus terungkap sebuka-bukanya, tidak boleh ada yang ditutupi," kata Sudirman kepada wartawan di RS Bhayangkara Polda Kepri, Selasa (14/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudirman mengungkapkan, hingga saat ini kronologi kejadian belum sepenuhnya didapat oleh pihak keluarga. Oleh karena itu, mereka berharap aparat penegak hukum dapat membuka secara terang peristiwa yang menyebabkan meninggalnya korban.

"Kronologi kejadiannya juga belum lengkap kami dapat. Harapan kita kasus ini harus dibuka, tidak ada yang ditutupi," katanya.

ADVERTISEMENT

Sudirman menambahkan, pihak keluarga pertama kali mendapatkan informasi terkait meninggalnya korban pada dini hari tadi sekira pukul 02.00 WIB.

"Keluarga dapat informasi tadi dini hari kira-kira jam 2 pagi," jelasnya.

Tak lama setelah menerima kabar tersebut, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

"Kami juga sudah buat laporan polisi tadi pagi pukul 05.00 WIB di SPKT Polda Kepri," lanjutnya.

Dari hasil pengamatan awal, ditemukan adanya memar pada tubuh korban. Namun demikian, pihak keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari tim forensik untuk memastikan penyebab kematian.

"Kita lihat ada memar di tubuh korban, tapi masih menunggu tim forensik," ujarnya.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti jumlah pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Kita juga belum tahu pelaku berapa orang," tambahnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Nona Pricillia Ohei, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan proses pendalaman masih berlangsung.

"Benar, saat ini tim di bawah kendali Kapolda melalui Bidpropam Polda Kepri dan Ditreskrimum sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut," kata Nona saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

Korban diketahui berinisial Bripda NS. Korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

"Korban berada di RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi," tambahnya.

Disinggung soal waktu dan kronologi kejadian, Nona mengatakan hal tersebut masih dalam penyelidikan oleh Bidpropam dan Ditreskrimum Polda Kepri.

"Untuk estimasi kejadian saya belum bisa pastikan. Masih dalam proses pemeriksaan di Paminal Bid Propam dan Ditreskrimum," ujarnya.

Lebih lanjut, Nona mengatakan usai kejadian tersebut Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, telah menemui pihak keluarga korban dan menyampaikan belasungkawa secara langsung. Kapolda juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas seluruh pihak yang terlibat.

"Kapolda menyampaikan turut berduka atas peristiwa yang terjadi dan telah memerintahkan Kabid Propam serta Ditreskrimum untuk melakukan proses hukum secara tuntas. Polda Kepri tidak akan mentolerir pelanggaran sekecil apapun," ujarnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Bintara Polda Kepri Tewas Diduga Dianiaya, 1 Senior Jadi Tersangka "
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads