Preman Diduga Hendak Bakar Warung di Deli Serdang gegara Tolak Bayar Setoran

Preman Diduga Hendak Bakar Warung di Deli Serdang gegara Tolak Bayar Setoran

Finta Rahyuni - detikSumut
Senin, 13 Apr 2026 23:54 WIB
Pria berbaju abu (kanan) yang diduga hendak membakar warung warga.
Pria berbaju abu (kanan) yang diduga hendak membakar warung warga. (Foto: dok.medsos)
Deli Serdang -

Satu unggahan yang menunjukkan adanya seorang pria berlagak preman diduga dari salah satu ormas hendak membakar warung warga di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), viral di media sosial. Peristiwa itu disebut dipicu karena korban menolak membayar setoran sebesar Rp 250 ribu.

Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Senin (13/4/2026), terlihat peristiwa itu terjadi di salah satu warung. Lalu, tak lama ada dua pria datang ke warung tersebut. Salah satu di antaranya menyemprotkan cairan dari botol sambil mengatakan akan melakukan pembakaran.

Setelah menyemprotkan cairan tersebut, pria itu terlihat hendak menyalakan korek yang tergantung di warung tersebut. Pria yang datang bersama terduga pelaku itu pun berupaya menghentikan aksi pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, terdengar terduga pelaku terlibat cekcok dengan seseorang diduga pemilik warung. Belakangan, pelaku dan pemilik warung keluar menuju ke depan. Percekcokan antara mereka terus terjadi.

ADVERTISEMENT

Warga yang berada di lokasi pun berupaya menenangkan pelaku. Terduga pelaku itu terus marah dan melontarkan perkataan tidak pantas.

Pengunggah menyebut bahwa pelaku merupakan orang yang mengaku dari SPSI. Saat itu, pelaku melakukan pungutan liar bermodus uang setoran sebesar Rp 250 ribu kepada pemilik warung dengan alasan untuk setoran selama lima bulan. Namun, permintaan tersebut ditolak oleh pemilik warung.

"Penolakan itu memicu keributan hingga oknum tersebut diduga mencoba melakukan aksi pembakaran menggunakan satu botol berisi bensin. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan oleh warga sekitar sebelum terjadi kebakaran," demikian narasi unggahan itu.

Kapolsek Sunggal Kompol Yunus Tarigan mengatakan peristiwa itu terjadi di warung korban Ibrahim di Jalan Medan-Binjai, Simpang Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Minggu (12/4). Pihaknya telah menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.

"Piket opsnal telah mendatangi kedai grosir Pak Ibrahim dan benar ada kejadian tersebut," kata Yunus.

Dia mengatakan pihaknya sedang menyelidiki peristiwa itu. Saat ini, terduga pelaku juga tengah dicari.

"Untuk terduga pelaku masih dalam pencarian petugas," pungkasnya.




(fnr/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads