Beraksi Siang Bolong, Komplotan Perampok Bersajam Diduga Serang Warga di Belawan

Beraksi Siang Bolong, Komplotan Perampok Bersajam Diduga Serang Warga di Belawan

Finta Rahyuni - detikSumut
Minggu, 15 Feb 2026 20:28 WIB
Tangkapan layar saat para pelaku diduga menyerang korban. (dok. media sosial)
Foto: Tangkapan layar saat para pelaku diduga menyerang korban. (dok. media sosial)
Medan -

Satu video yang menarasikan komplotan perampok bersenjata tajam menyerang warga saat siang bolong di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Saat ini, polisi tengah menyelidiki peristiwa itu.

Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Minggu (15/2/2026) terlihat awalnya ada seorang pria yang hendak membuka kunci salah satu toko. Saat hendak membuka toko tersebut, tiba-tiba datang 3 orang pria yang mengenakan penutup wajah dan langsung menyerang pria tersebut.

Mereka terlihat membawa benda seperti senjata tajam (sajam). Dua orang di antaranya memegangi korban sambil menganiayanya, sedangkan satu orang lainnya berupaya membuka toko itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban terlihat melakukan perlawanan kepada para pelaku. Mereka sempat bergulat.

Sebelum berhasil membuka pintu toko, salah satu pelaku kembali mendekati korban dan ikut menyerang korban bersama pelaku lain.

ADVERTISEMENT

Pergulatan antara korban dan pelaku sampai ke tengah jalan. Tak lama, terlihat para pelaku pergi meninggalkan lokasi.

Lalu, korban tampak kembali ke depan tokonya sambil mengelap wajah yang diduga telah terluka. Pengunggah menyebut peristiwa itu terjadi di Toko ACC Jalan Bunga, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (12/2).

"Toko ACC Belawan jadi sasaran perampokan bersajam siang bolong, penjaga toko jadi korban," demikian narasi unggahan itu.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan pihaknya sudah menerima laporan kejadian itu. Saat ini, kata Agus, Polres Pelabuhan Belawan bersama Polda Sumut tengah menyelidiki identitas para pelaku.

"Laporan sudah kami terima. Saat ini, kami bersama tim Jatanras Polda Sumut sedang menyelidiki identitas pelaku di lapangan," kata Agus saat konfirmasi detikSumut.




(fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads