Seorang pria berinisial R (27) tewas setelah dianiaya kekasih sesama jenisnya, S (17), di Kecamatan Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Kasus penganiayaan tersebut dilatarbelakangi rasa cemburu korban terhadap pelaku.
"Pelaku S telah diamankan Unit Reskrim Polsek Batam Kota pada Minggu (18/1) di kawasan Mega Legenda," kata Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal, Rabu (21/1/2026).
Peristiwa kekerasan itu terjadi pada Sabtu (17/1) malam sekira pukul 22.00 WIB di kamar kos korban, kawasan Mega Legenda, Batam Kota. Menurut Benny, pertengkaran dipicu masalah asmara sesama jenis antara pelaku dan korban.
"Korban dan pelaku saling mengenal sejak awal 2024 dan menjalin hubungan asmara hampir satu tahun. Konflik memuncak karena korban mencurigai pelaku sering menerima pesan WhatsApp dari pria lain," ujarnya.
Korban yang merasa cemburu kemudian memutuskan hubungan dengan pelaku. Keputusan itu tidak diterima pelaku hingga terjadi adu mulut di dalam kamar kos.
Dalam pertengkaran tersebut, pelaku mendorong korban hingga membentur galon air minum. Galon pecah dan membuat lantai licin. Korban kemudian terpeleset dan jatuh tertelungkup.
"Saat korban jatuh, pelaku mengambil cobek batu dan memukulkannya ke bagian belakang kepala korban. Akibatnya, korban mengalami luka serius dan terjadi retak pada tengkorak," jelas Benny.
Usai pertengkaran, korban R tidak mencari pertolongan medis. Korban sempat tidur dan keesokan harinya tetap berangkat bekerja sekitar pukul 04.00 WIB.
"Sekitar pukul 06.50 WIB, kondisi korban memburuk saat berada di tempat kerja. Ia mengalami pendarahan dari hidung dan telinga. Korban kemudian dilarikan ke RS Graha Medika, Sungai Panas, sekitar pukul 07.00 WIB," ujarnya.
Saat berada di IGD, korban masih sadar namun dalam kondisi lemas. Ia mengeluhkan nyeri di bagian belakang kepala dan mual. Dokter menemukan pembengkakan serta luka lecet yang mengarah pada benturan benda tumpul.
"Awalnya korban tidak mengakui mengalami penganiayaan. Tapi kecurigaan tenaga medis cukup kuat sehingga rumah sakit melaporkan ke kami," ujarnya.
Simak Video "Video Ribut-ribut di Cibubur: Pengemudi Mobil Diancam Ditembak Perkara Klakson"
(mjy/mjy)