Tiga orang dari kelompok geng motor yang membuat resah di Pekanbaru, Riau dibekuk. Dua dari ketiga pelaku adalah anak di bawah umur.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan pelaku yang ditangkap inisial SH (18). Sementara dua pelaku lain adalah anak di bawah umur berusia 16 tahun.
"Iya pelaku ada tiga orang. Dua pelaku merupakan anak di bawah umur," tegas Anggi Rian ketika dimintai konfirmasi, Jumat (9/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggi mengungkap pelaku beraksi secara acak di wilayah Pekanbaru. Bahkan aksi itu dilakukan di Rumbai, Bukit Raya, Sukajadi hingga wilayah Senapelan.
Tidak hanya itu saja, polisi mengungkap pelaku sudah beraksi beberapa kali. Ada banyak pelaku yang ikut dalam kelompok tersebut saat beraksi.
"Dari hasil pemeriksaan sudah beberapa kali melakukan di daerah Senapelan, Sukajadi, Rumbai dan Bukit Raya. Untuk pola mereka sendiri acak, tidak pernah menentukan targetnya siapa dan apa," imbuh Anggi.
Hanya saja, para pelaku beraksi dengan berkonvoi malam hingga dini hari untuk menyasar korban. Korban yang ditarget kemudian didatangi dan merampas Hp hingga barang berharga.
"Mereka konvoi apabila menemukan target yang menurut mereka lemah, di situ niat mereka muncul melakukan aksi pidana. Fokus mereka apabila melakukan aksi targetnya Hp dan dompet," tegas Anggi.
Dari kasus geng motor ini, Anggi menyebut ada beberapa orang ikut konvoi. Hanya saja, pelaku utama ada empat orang dan satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran tim Satreskrim Polresta Pekanbaru.
Terbaru, pelaku melakukan aksinya di Jalan Jenderal Sudirman pada 2 Januari lalu. Saat itu korban berinisial R dan temannya tengah melintas untuk cari makan malam.
Namun setibanya di flyover Harapan Raya, korban dipepet dua orang pelaku dengan sepeda motor matic. Tanpa basa-basi, dua pelaku langsung melayangkan pukulan ke korban dengan bable stik silver.
Korban yang kaget langsung tancap gas. Namun mereka justru dikejar pelaku lain beramai-ramai hingga akhirnya dianiaya setiba di depan Star City.
Korban tak berdaya setelah dipukuli para geng motor. Bahkan, korban mengalami luka akibat dipukul dan disabet senjata tajam yang terakhir diketahui adalah pisau samurai.
Dari kasus itu, polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor, pakaian saat beraksi dan doble stik. Termasuk samurai gagang kayu berwarna hitam dan cokelat.
(ras/dhm)











































