RFG (17) ditangkap polisi karena membunuh seorang kakek bernama Sidon Tarigan (53) di sebuah kamar penginapan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumu). Pembunuhan itu terjadi karena pelaku dendam pernah disodomi oleh pelaku.
"Di awal, pelaku pernah disodomi oleh korban," kata Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Eriks Raydikson Nainggolan, Sabtu (3/1/2026).
Awalnya, kata Eriks, beberapa bulan lalu, korban pernah menyodomi pelaku. Kemudian baru-baru ini korban kembali menghubungi pelaku dan kembali mengajaknya berhubungan badan. Mereka pun berjanji bertemu di penginapan tersebut. Namun bukannya berhubungan badan, pelaku membunuh korban di penginapan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban mengajak kembali tersangka untuk berhubungan. Saat bertemu, tersangka malah sudah membunuh korban karena korban pernah menyodomi tersangka," jelasnya.
Pembunuhan itu terjadi di Penginapan Lestari, Jalan Jamin Ginting, Desa Sumber Mufakat, Kecamatan Kabanjahe, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 13.20 WIB. Korban merupakan warga Kecamatan Tiganderket, Karo.
Eriks membenarkan bahwa motif pelaku membunuh korban karena kesal pernah disodomi.
"Iya benar (kesal pernah disodomi)," jelas Eriks.
Saat kejadian, warga sekitar melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Petugas langsung menuju ke lokasi dan menemukan korban bersimbah darah. Polisi pun menyelidiki keberadaan pelaku dan menangkap pelaku di rumah orang tua pelaku, di Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (1/1) sekitar pukul 02.30 WIB.
"Kurang dari 24 jam, petugas akhirnya menangkap tersangka di rumah orang tuanya tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polres Tanah Karo untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti pisau, dompet, handphone, kacamata dan mobil korban. Pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Eriks mengatakan pelaku kemungkinan bisa dijerat pasal lainnya.
"Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif. Kami juga telah meminta autopsi terhadap jenazah korban di RS Bhayangkara Medan," jelasnya.
(nkm/nkm)











































