Wanita yang ditemukan tewas di selokan kantor Dinas Sosial Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) inisial SAH (21) ternyata dibunuh oleh seorang pria bernama Pirman Siregar (19). Sebelum ditemukan tewas, korban sempat dinyatakan hilang tiga hari.
Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar mengatakan kejadian itu berawal pada Sabtu (30/12/2023) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, Pirman Siregar yang tengah mengendarai sepeda motor berangkat menuju warung kopi di Desa Saba Bangunan, Kecamatan Padang Bolak.
Di tengah perjalanan, pelaku berpapasan dengan korban yang juga sedang mengendarai sepeda motor. Korban lalu memanggil pelaku dan pelaku pun langsung menghentikan sepeda motornya.
Lalu, korban menanyakan soal utang pelaku kepadanya. Saat itu, pelaku pun menjawab belum memiliki uang.
Setelah itu, korban menyarankan agar hal itu diomongkan nanti. Pelaku pun menyetujui hal dan menyuruh korban untuk menunggu di suatu tempat. Kemudian, pelaku pergi mengantar sepeda motornya ke warung kopi tersebut dan meminta temannya untuk mengantarnya menemui korban.
"Setelah itu, Pirman Siregar menemui korban dan setelah bertemu mereka berangkat untuk menempel ban sepeda motor milik korban ke bengkel di Simpang Portibi," kata Zulfikar, Jumat (5/1/2024).
Lalu, sekitar pukul 21.30 WIB, sepeda motor korban pun selesai ditambal. Kemudian, keduanya berangkat ke sebuah kafe yang berada di depan kantor Bupati Paluta.
Sekitar pukul 23.00 WIB, korban mengajak pelaku pulang. Namun, di tengah perjalanan korban mengajak pelaku melihat konser musik. Permintaan itu pun dituruti pelaku.
Di tengah perjalanan menuju tempat konser itu, korban kembali menanyakan soal utang pelaku. Sontak, pelaku kembali menjawab bahwa dirinya belum memiliki uang.
Mendengar hal itu, korban lalu geram dan sambil mengatakan bahwa dirinya tidak memperdulikan hal itu. Korban meminta pelaku untuk mengembalikan uang tersebut pada hari itu juga.
Baca selengkapnya di halaman berikut...
Simak Video "Video: Polisi Tepis Motif Keluarga di Kasus Pembunuhan Anak Politikus PKS"
(afb/afb)