Anggota Bawaslu Medan Azlansyah Hasibuan (AH) dan Fahmy Wahyudi Harahap (FWH) ditetapkan sebagai tersangka usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di hotel JW Marriott. Berdasarkan keterangan polisi, Azlan merupakan orang yang meminta uang ke korban.
"Polda Sumut sudah menetapkan dua orang tersangka AH dan FWH," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Jumat (17/11/2023).
"Keduanya saat ini langsung dilakukan penahanan di Polda Sumut," lanjut Hadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu orang lainnya IG yang ikut diamankan saat OTT, kata Hadi, telah dibebaskan. Sebab, IG tidak terbukti terlibat dalam kasus pemerasan caleg itu.
"Hasil pemeriksaan, yang bersangkutan (IG) tidak terbukti. Iya (dibebaskan)," sebutnya.
Kombes Hadi menambahkan, Azlansyah merupakan pihak yang meminta uang tersebut kepada korban. Sementara pelaku Fahmy berperan sebagai perantara.
"AH memang dia meminta (uang), FWH sebagai penghubung, perantara," kata Hadi.
Diketahui OTT terhadap Azlan terjadi pada Selasa (14/11) malam di hotel JW Marriott Medan. Dari video yang diterima detikSumut, Kamis (16/11/2023), ada dua video yang menunjukkan proses OTT ketiganya. Pada video pertama terlihat awalnya petugas mengamankan pelaku IG di lobby hotel.
Saat itu, IG terlihat ditarik oleh petugas kepolisian menuju luar hotel. Tampak ada amplop warna coklat yang dipegang oleh pelaku. Saat akan ditarik keluar, IG mencoba melakukan perlawanan.
"Ini apa?" tanya IG.
"Dari Polda ini," jawab petugas.
"Nggak tau aku bang," kata IG lagi.
"Makanya ikut dulu, ini polisi," kata petugas kepada IG.
Setelah itu, petugas kepolisian pun menarik IG keluar dari dalam hotel.
Tak lama, tampak Azlansyah juga ikut dibawa oleh seseorang berbaju hitam.
"Masuk ke mobil, jangan recok (ribut)," ujar pria itu kepada Azlansyah.
Di belakang Azlansyah, tampak ada pelaku FH yang juga turut digiring petugas.
Pada video kedua, terlihat saat petugas membawa Azlansyah masuk ke dalam mobil berwarna hitam.
(astj/astj)