Seorang Pria Nekad Gantung Diri Tinggalkan Istri dan 3 Anaknya

Tommy Saputra - detikSumut
Senin, 03 Okt 2022 23:50 WIB
Seorang ibu gantung diri di Pinrang, Sulawesi Selatan. Sebelum gantung diri, wanita itu sempat meracuni kedua putranya hingga tewas.
Ilustrasi dok. detikcom
Bandar Lampung -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda, pembaca, yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Entah apa yang merasuki Hartono (35) hingga akhirnya nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Tubuhnya ditemukan oleh rekannya sesama montir bengkel di kontrakan yang berada di Jalan Putri Balau, Gang Batin Pemuka, Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung.

Hartono yang baru 3 bulan mengontrak dibedeng tersebut sehari-hari nya tinggal bersama istri dan ketiga anaknya yang masih kecil. Menurut keterangan warga setempat, Rizki kepada wartawan mengatakan tubuh Hartono pertama kali ditemukan tergantung di kayu plafon rumah oleh temannya pada pukul 17.00 WIB.


'Iya tadi kawannya itu datang, terus ngetok-ngetok pintu nggak ada yang jawab, diintip dari kaca ada orang tergantung. Terus dia manggil tetangga lain, akhirnya pada keluar nelpon RT," ungkapnya, Senin (3/10/2022).

Sosok Hartono kata Rizki dikenal pendiam, korban juga jarang sekali keluar dari kontrakan untuk sekedar berbincang dengan para tetangga.

"Setahu saya dia itu jarang keluar, tapi setahu saya juga memang ada sakit terus nggak bisa punya banyak pikiran. Kalau cekcok keluarga sih nggak ada," terangnya.

Sementara, Kapolsek Tanjung Karang Timur, Kompol Dony Aryanto saat dihubungi detiksumut mengatakan bahwa kasus ini murni bunuh diri.

"Berdasarkan keterangan dari inafis dengan ciri-cirinya ada ditubuh korban. Dari ciri-ciri itu, korban dipastikan murni bunuh diri," tuturnya.

Kemudian, Kompol Donny menyampaikan, korban pada pagi hari nya masih berangkat bekerja, dan sekira pukul 10.00 Wib ijin untuk pulang ke rumah.

"Kejadian gantung diri itu diperkirakan pukul 16.30 Wib. Dugaan berdasarkan keterangan dari istri, korban menderita sakit yang tak kunjung sembuh selama tiga bulan seperti sakit pusing, dan sesak nafas. Karena sakitnya tak kunjung sembuh, kemungkinan depresi. Lalu, berdasarkan keterangan teman-temannya, korban termasuk orang pendiam," pungkasnya.

Pantauan detikSumut dilokasi, tangis haru tak terbendung tatkala tiga orang anaknya yang masih kecil menangis melihat jasad sang ayah yang telah dibersihkan. Istri Hartono yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga ini terlihat tak percaya bahwa suami nya nekad mengakhiri hidupnya atas sakit yang diderita.

Rencananya jasad korban akan disemayamkan di TPU yang berada dekat dari rumah orang tuanya di Tanjung Raya, Bandar Lampung.



Simak Video "Suporter Bola Bandar Lampung Gelar Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)