Polisi Tangkap 2 Pria Penjemput 15,9 Kg Sabu dari Perairan Malaysia

Polisi Tangkap 2 Pria Penjemput 15,9 Kg Sabu dari Perairan Malaysia

Perdana Ramadhan - detikSumut
Jumat, 30 Sep 2022 17:56 WIB
Polisi menangkap dua pemuda Asahan kurir sabu asal Malaysia.
Polisi menangkap dua pemuda Asahan kurir sabu asal Malaysia. (Foto: Perdana Ramadhan/detikSumut)
Asahan -

Polres Asahan, Sumatera Utara (Sumut) menetapkan dua pria sebagai tersangka penyelundupan 16 bungkus sabu yang dibalut dalam kemasan teh china dari Malaysia. Barang haram seberat 15.932 gram itu sebelumnya ditemukan dalam kondisi tak bertuan di atas kapal di tengah wilayah perairan Asahan pada Senin, 19 September 2022 malam.

"Awalnya informasi diterima dari Satpolair dari masyarakat. Kita tindaklanjuti dan ditemukan satu kapal tanpa awak berisikan satu buah tas warna hitam di dalamnya terdapat 16 bungkus narkotika jenis sabu," kata Kapolres Asahan AKBP Roman Smaradhana Elhaj dalam konferensi pers, Jumat (30/9/2022).

Polisi kemudian melakukan penyelidikan atas temuan itu dan menelusuri status pemilik kapal. Kurang dari sepekan berhasil menangkap dua orang pria. Keduanya merupakan warga Tanjungbalai. Mereka adalah Andi Zuhendra (34) dan Nanda Sirait (22).


"Dua tersangka yang kami tangkap ini diamankan secara terpisah. Andi tanggal 23 dan Nanda tanggal 24. Peran mereka melakukan penjemputan menggunakan kapal langsir dari tengah laut," kata Roman.

Diterangkan, Andi Zulhendra bersama rekannya (DPO) menggunakan kapal motor bertugas menjemput narkotika di perbatasan perairan Malaysia dari orang yang tak dikenalnya. Setelah itu, ia kemudian memindahkan lagi muatan narkoba itu ke sampan kaluk yang dibawa Nanda.

Sadar sampannya jadi incaran petugas yang melakukan patroli, ia kemudian melarikan diri dengan terjun ke laut berenang ke daratan dan meninggalkan kapal.

"Pengakuan keduanya hanya ditugaskan untuk membawa ke darat. Masing-masing bungkusnya diupah Rp 1,5 juta, namun belum sampai ke darat sudah diamankan sama petugas patroli kita," jelas Roman.

Kepada Polisi, keduanya mengaku belum mendapatkan upah atas upaya penjemputan yang mereka lakukan tersebut. Kini keduanya terancam hukuman penjara seumur hidup dan berpotensi dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subside pasal 112 ayat 2 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Seluruh barang bukti yang diamankan tersebut kemudian dimusnahkan saat itu juga oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Asahan dengan cara dilarutkan setelah dicek dan diteliti oleh tim Labfor Polda Sumut.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 16 bungkus sabu dengan berat kurang lebih 16 kg ditemukan di dalam sampan nelayan di wilayah perairan Kuala Bagan Asahan pada Senin (19/9) malam. Seluruh bungkusan tersebut dimasukkan ke dalam tas dan dibungkus dalam kemasan teh china hingga susu.

Informasi diperoleh detikSumut, temuan belasan bungkus sabu ini pertama kali oleh Satuan Polisi Air yang melakukan patroli dan mencurigai sebuah sampan tak bertuan dan sedang terombang-ambing. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan ke dalam muatan sampan dan ditemukan sebuah tas serta karung.

"Ada 16 bungkus ditemukan di tengah laut," kata Kepala Desa Bagan Asahan, Syahrial dikonfirmasi wartawan, Selasa (20/6/2022).



Simak Video "Sudah 24 Jam, 200 Nakes Duduki DPRD Asahan Demi Pengesahan Insentif"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)