BNN Akan Kembalikan Polwan yang Aniaya-Sekap Wanita ke Polda Riau

Riau

BNN Akan Kembalikan Polwan yang Aniaya-Sekap Wanita ke Polda Riau

Raja Adil Siregarr - detikSumut
Kamis, 29 Sep 2022 16:18 WIB
Riri Aprilia Kartin (27) menunjukkan memar akibat dugaan penganiayaan oleh Polwan di Pekanbaru. Raja Siregar/detikSumut
Riri Aprilia Kartin (27) menunjukkan memar akibat dugaan penganiayaan oleh Polwan di Pekanbaru. Raja Siregar/detikSumut
Pekanbaru -

Brigadir Ira Defiria Roza, oknum polwan di BNN Riau jadi tersangka penganiayaan terhadap seorang wanita bernama Riri Aprilia Kartin (27). Dalam waktu dekat Brigadir Ira akan dikembalikan ke Polda Riau.

Kepala BNN Provinsi Riau, Brigjen Pol Robinson Siregar mengatakan Brigadir Ira di BNN hanya sebagai anggota yang diperbantukan atau bawah kendali operasi (BKO). Maka dari itu dengan adanya kasus ini, Ira akan dikembalikan ke satuan awalnya.

"Untuk kelanjutan kasus ditangani Polda Riau. Jadi karena sifatnya (Ira) BKO ke BNN, maka kita kembalikan ke Polda," kata Kepala BNN Provinsi Riau, Brigjen Robinson Siregar kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).


Diketahui Riri melaporkan polwan Brigadir Ira dan ibunya ke SPKT Polda. Laporan itu atas dugaan penyekapan dan pemukulan di kontrakan daerah Sukajadi, Pekanbaru.

Riri mengaku dipukuli karena hubungan asmara dengan adik Ira, Brigadir RZ tak direstui. Atas laporan tersebut polisi pun bergerak cepat dan menetapkan Ira dan ibunya, Yulianis sebagai tersangka.

Tak sampai di situ, dua hari setelah laporan Riri dibuat. Ada pula seorang wanita, AS melapor terkait dugaan pelanggaran ITE yang dilakukan Riri.

Polisi mengaku laporan pelanggaran ITE itu sudah ditelah dan ditangani Ditreskrimsus Polda Riau. Sementara Riri sudah berulang kali diperiksa terkait kasus yang dilaporkannya.



Simak Video "Dramatis! Proses Evakuasi Anak Gajah dari Galian di Riau"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/astj)