Kala Wanita yang Disekap-Dipukuli Polwan di Riau Dilaporkan Kasus ITE

Round Up

Kala Wanita yang Disekap-Dipukuli Polwan di Riau Dilaporkan Kasus ITE

Tim detikSumut - detikSumut
Rabu, 28 Sep 2022 08:30 WIB
Riri Aprilia Kartin dan kuasa hukumnya.
Foto: Istimewa
Medan -

Kasus wanita yang diduga disekap hingga dipukuli seorang polisi wanita (polwan) yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau masih terus bergulir. Wanita yang mengaku dianiaya polwan itu telah membuat laporan ke polisi.

Surat laporan polisi itu dipublis dengan Nomor: STPL/B/448/IX/2022/SPKT/Riau tentang Penganiayaan. Wanita bernama Riri Aprilia Kartin (27) itu melapor pada 22 September yang lalu.

Polisi yang mengusut kasus ini pun telah menjadikan IR sebagai tersangka. Penetapan tersangka kepada IR dan ibunya YUL setelah dilakukannya gelar perkara di kasus ini.


"Kemudian penyidik juga telah melakukan gelar perkara hari ini dan menetapkan dua orang terlapor yakni IDR atau (IR) dan YUL sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, Minggu (25/9/2022).

IR juga dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran kode etik kepolisian. Ini setelah yang bersangkutan menjalani proses pemeriksaan oleh tim Bidang Propam Polda Riau yang dipimpin Kabid Propam Kombes J Setiawan.

"Tersangka IDR atau IR telah ditempatkan di tempat khusus oleh Propam Polda Riau. Ini terkait pelanggaran kode etik Polri yang telah dilakukannya," kata Kombes Sunarto.

Sementara untuk YUL tidak dilakukan penahanan karena adanya pertimbangan dari penyidik.

Riri Dilaporkan Kasus ITE

Ternyata Riri juga dilaporkan dalam kasus ini. Dia dilaporkan dalam dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

"Benar, ada laporan kita terima terkait ITE yang dilaporkan seorang wanita. Terlapor yaitu RAK," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Senin (26/9).

Narto mengatakan laporan diterima pada Jumat (23/9) pekan lalu. Laporan ITE tersebut kini telah ditangani Ditreskrimsus Polda Riau.
Namun Narto tak menyebut detail alasan pelaporan. Beredar kabar laporan terkait penyebaran konten pornografi.

"Intinya terkait ITE, sudah ditangani oleh Ditreskrimsus. Nanti akan ditelaah dulu soal laporannya, baru periksa saksi-saksi," kata Narto.

Baca selengkapnya di halaman berikut..........



Simak Video "Dua Pria Saling Ribut Pakai Pisau Daging di Tanjungpinang"
[Gambas:Video 20detik]