Sopir Taksi Online Jadi Pengurus PMI Ilegal di Batam Diamankan Polisi

Kepulauan Riau

Sopir Taksi Online Jadi Pengurus PMI Ilegal di Batam Diamankan Polisi

Alamudin Hamapu - detikSumut
Rabu, 28 Sep 2022 08:09 WIB
Ditpolairud Polda Kepri mengamankan seorang penampung dan enam PMI ilegal di Batam. Foto: Alamudin Hamapu/detikSumatera
Ditpolairud Polda Kepri mengamankan seorang penampung dan enam PMI ilegal di Batam. Foto: Alamudin Hamapu/detikSumatera
Batam -

Ruba'i (50) yang berprofesi menjadi sopir taksi online di Batam, diamankan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri karena mengurus keberangkatan 6 orang calon PMI ilegal asal Lombok, NTB. Ruba'i diamankan bersama 6 orang calon PMI di Perumahan Bida Asri II, Batam Kota Kota Batam pada Senin (26/9/2022)

"Pelaku berprofesi sehari-hari sebagai sopir taksi online yang menjemput para korban saat tiba di bandara dan menampung mereka. Rencananya pelaku akan mengantarkan para korban ke tempat keberangkatan di Kawasan Barelang dari situ mereka akan ke Malaysia," kata Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Pol Boy Herlambang, Selasa (27/6/2022).

Ruba'i melakukan penjemputan dan menampung PMI ilegal itu atas permintaan perekrut PMI yang berada di Lombok, NTB. Ia diminta menjemput dan mengantar para korban ke tempat keberangkatan menuju Malaysia.


"Pelaku mendapat komunikasi dengan perekrut karena mereka dari daerah yang sama. Pengakuan pelaku mendapatkan upah Rp100 ribu per orang PMI. Nanti setelah para korban berhasil diberangkatkan ia akan mendapatkan tambahan uang dari perekrut di Lombok. Seperti bonus lah. Hasil pemeriksaan pelaku sudah dua kali melakukan perbuatannya. Tapi masih kami dalami lagi," jelas Boy.

"Kami juga tengah mendalami dan saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap komplotan dari tersangka yang kita amankan. Mulai dari yang merekrut hingga yang membantu keberangkatan PMI melalui jalur belakang," sebutnya.

Kini atas perbuatannya, tersangka Ruba'i dikenakan pasal 81 Junto pasal 69 Junto pasal 83 Junto Pasal 68 UU 18 / 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana Diubah Dengan UU 11 / 2020 tentang Cipta Kerja Jo Pasal 55 (1) ke 1 KUHP.



Simak Video "Polisi Gagalkan Keberangkatan Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)