Bawa Narkoba, 2 Warga Malaysia Ditangkap di Bandara Kualanamu

Bawa Narkoba, 2 Warga Malaysia Ditangkap di Bandara Kualanamu

Datuk Haris Molana - detikSumut
Kamis, 01 Sep 2022 16:17 WIB
Picture of a young couple handcuffed.
Ilustrasi WNA Malaysia ditangkap. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Fadyukhin)
Medan -

Dua warga negara asing (WNA) asal Malaysia ditangkap petugas Bea Cukai di Bandara Kualanamu karena kedapatan membawa narkoba. WNA berinisial E dan M itu kini ditahan petugas.

Kepala Kantor KPPBC TMP Bandara Kualanamu, Elfi Haris keduanya ditangkap di terminal kedatangan luar negeri pada Rabu (24/8) lalu. Keduanya datang dari Malaysia.

mengatakan penggagalan pembawaan narkotika oleh dua penumpang yang tiba dari luar negeri diilakukan pada Rabu (24/8) diterminal kedatangan Bandara Kualanamu. Keduanya berasal dari Malaysia.


"Untuk penggagalan pemasukan narkotika melalui barang penumpang, diawali dengan pengawasan berupa analisa profiling dan hasil pencitraan image x-ray, petugas mencurigai dua orang penumpang laki-laki dengan barang bawaan tidak lazim," ujar Elfi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/9/2022).

Setelah itu, petugas melakukan pemeriksaan barang dan wawancara singkat terhadap kedua penumpang tersebut dan didapati penumpang itu membawa satu koper barang pribadi wanita.

Dari hasil wawancara singkat, petugas mencurigai bahwa penumpang tersebut membawa narkotika, psikotropika dan prekursor (NPP). Kemudian, petugas membawanya ke dalam ruangan pemeriksaan untuk diperiksa lebih mendalam.

"Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam dan pemeriksaan badan, didapati penumpang dengan inisial E yang tiba bersama M membawa sejumlah barang yang diduga narkotika yang disembunyikan di dalam kantong plastik bersama dengan barang pribadi lainnya," sebut Elfi.

Kemudian, barang itu diuji oleh petugas menggunakan Narcotest di mana hasilnya adalah tujuh gram butiran kristal diduga metamphetamine, satu gram butiran halus diduga ketamine, lima butir obat-obatan diduga happy five dan 15 butir pil mengandung methamphetamine.

"Selanjutnya kedua penumpang dibawa ke Rumah Sakit Grand Medistra untuk dilakukan rontgen. Berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen, tidak ditemukan benda mencurigakan di dalam tubuh kedua penumpang tersebut," ujar Elfi.

Selanjutnya, barang bukti dan kedua penumpang diserahkan kepada pihak BNN Provinsi Sumatera Utara. Elfi, menyatakan bahwa penindakan narkotika ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen Bea Cukai Kualanamu untuk terus menerus menjaga NKRI dan bangsa Indonesia dari bahaya penyalahgunaan narkoba dengan bersinergi bersama aparat penegak Hukum lain.

Elfi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalahgunakan NPP serta ikut dan berperan aktif dalam memberantas sindikat narkotika ini dengan menginformasikan kepada aparat penegak hukum.

Selain upaya penggagalan pemasukan NPP, Bea Cukai juga berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap pemasukan barang barang impor ilegal yang dapat merugikan kesehatan masyarakat seperti pemasukan kosmetik dan obat-obatan ilegal yang tidak memiliki izin impor dan izin edar dari instansi terkait dalam hal ini BPOM.



Simak Video "Pemilu Buntu, Raja Malaysia Tunjuk Anwar Ibrahim jadi PM"
[Gambas:Video 20detik]
(dhm/dpw)