Polda Sumut Musnahkan Sabu Senilai Rp 253 M

Datuk Haris Molana - detikSumut
Selasa, 16 Agu 2022 17:39 WIB
Kapolda Sumut Irjen Panca Putra saat akan memusnahkan sabu di Mapolda Sumut. (Datuk Haris/detikSumut)
Kapolda Sumut Irjen Panca Putra saat akan memusnahkan sabu di Mapolda Sumut. (Datuk Haris/detikSumut)
Medan -

Polda Sumatera Utara memusnahkan sebanyak 253 kg sabu serta 60 kg ganja dari 42 kasus. Barang haram itu merupakan hasil penindakan selama empat bulan terakhir.

Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, mengatakan untuk masalah narkotika paling menonjol yang berkaitan dengan penyakit masyarakat. Kemudian, penyakit lainnya adalah minuman keras dan judi.

Selama kurun waktu tiga hingga empat bulan terakhir pasca pemusnahan sebelumnya, kali ini petugas kembali mengungkap ratusan kilogram sabu. "Sekarang berjalan tiga-empat bulan, sudah kita musnahkan lagi barang bukti sebanyak 253 ribu gram (253 kg) sabu-sabu. Kemudian, kalau dinilai uangnya adalah sebanyak Rp 253 miliar. Jumlah yang fantastis selama kurun waktu tiga bulan," ujar Panca saat pers rilis di Polda Sumut, Selasa (16/8/2022).


Panca menyebutkan selama dia menjabat, sudah enam kali merilis kasus narkoba. Selain sabu, ganja serta ekstasi pun ikut diamankan. "Selama saya Kapolda, sudah enam kali saya merilis kasus dengan barang bukti narkoba yang cukup fantastis. Selain sabu-sabu, kita juga musnahkan ganja sebanyak 60. 255 gram dan ekstasi sebanyak 33.183 butir dengan jumlah 72 tersangka," ujar Panca.

Panca mengatakan bahwa Sumut harus keluar dari narkoba. Sebab, tindak pidana itu sebagian besarnya berawal dari narkoba. "Karena dari hasil pengungkapan kita semua tindak pidana itu diawali kebanyakan sebagian besar adalah dari pengguna narkotika. Main judi, miras kemudian melakukan tindak pidana semua berujung dari tindak pidana narkoba," ujar Panca.

Selain itu, Panca mengaku telah duduk bersama Gubsu Edy Rahmayadi dan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Kepala BNNP Sumut tentang narkoba. Kepala BNNP lalu menyampaikan langkah strategis selain penegakan hukum.

"Pak Kepala BNNP menyampaikan langkah strategis apa selain penegakan hukum. Karena kalau penegakan hukum terus maka kita tidak berhasil menyelesaikan narkotika di Sumut yang menjadi nomor satu pengguna dan penyalahgunaan narkotika di Indonesia," ujar Panca.

"Ini harus kita seriusin supaya wilayah kita dan masyarakat kita di Sumut betul-betul terlindungi dan terhindar dari penyakit narkotika," tambah Panca.

Untuk diketahui, dalam pemusnahan itu hadir Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting serta unsur forkopimda dan tokoh masyarakat lainnya.



Simak Video "Penampakan Kobaran Api yang Membakar Ruang Tipikor Polda Sumut "
[Gambas:Video 20detik]
(dhm/astj)