NasDem Sumut Minta Polisi Bongkar Lokasi Judi: Jangan Formalitas

Tim detikSumut - detikSumut
Sabtu, 13 Agu 2022 00:36 WIB
Ketua NasDem Sumut Iskandar (tengah) bersama Sekretaris NasDem Sumut Syarwani dan Kepala Badan Advokasi dan Hukum DPW Nasdem, Suriadi Bahar.
Ketua NasDem Sumut Iskandar (tengah) bersama Sekretaris NasDem Sumut Syarwani dan Kepala Badan Advokasi dan Hukum DPW Nasdem, Suriadi Bahar (Arfah/detikSumut)
Medan -

DPW NasDem Sumut meminta agar kepolisian membongkar semua lokasi judi yang ada di wilayah Sumut. NasDem meminta agar agenda pemberantasan judi ini dilakukan dengan serius dan bukan hanya formalitas.

Hal itu disampaikan Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar di Medan, Jumat (12/8/2022). Awalnya Iskandar menyampaikan dukungannya kepada kepolisian untuk membongkar praktik judi yang dilakukan secara online maupun konvensional.

"Kita mendukung Polda Sumut memberantas perjudian," ucap Iskandar.


Iskandar mengatakan perjudian harus dibasmi karena permasalahan ini berada di tengah-tengah masyarakat. Orang yang kecanduan judi, kata Iskandar, bisa melakukan tindak pidana lain seperti pencurian jika tidak memiliki modal untuk bermain judi.

Iskandar kemudian menyinggung Polda Sumut yang menggerebek lokasi judi di Komplek Cemara Asri beberapa waktu yang lalu. Iskandar mengatakan penggerebekan lokasi judi seperti ini harus terus dilakukan.

"Jangan ini menjadi seremonial dan formalitas, jadikan lah ini sebagai momentum untuk membersihkan judi di Sumatera Utara. Kalau ini hanya formalitas, sebulan kemudian marak lagi, maka tidak ada gunanya penggerebekan ini," sebut Iskandar.

"Kita minta kepolisian betul-betul serius, bukan hanya formalitas tetapi dilaksanakan secara berkesinambungan tanpa tebang pilih dan dilaksanakan dengan prinsip profesional," tambahnya.

Iskandar kemudian meminta polisi membongkar praktik judi yang berskala besar, bukan hanya yang kecil.

"Yang diberantas gembongnya, bukan hanya operator di lapangan," jelas Iskandar.

Kepala Badan Advokasi dan Hukum DPW Nasdem, Suriadi Bahar, mengatakan persoalan judi ini bisa diberantas di Sumut jika polisi bekerja dengan serius. Dia pun mencontohkan penggerebekan yang terjadi di Komplek Cemara Asri beberapa waktu yang lalu.

"Seperti kemarin Kapolda turun langsung, tidak ada yang bisa menghalangi," tutur Suriadi.

Seperti diketahui, Polda Sumut yang dipimpin langsung Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak menggerebek lokasi yang diduga tempat operator judi online di kawasan Cemara Asri pada Selasa (9/8) yang lalu. Saat itu polisi menemukan sejumlah komputer yang diduga sebagai alat untuk mengoperasikan judi online itu.



Simak Video "Polda Jateng Ungkap Kasus Perjudian, 275 Pelaku Ditangkap!"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)