Sumatera Selatan

Eks Bos Bank Sumsel Babel Tilap Uang Rp 13,4 M Divonis 1 Tahun 4 Bulan

Prima Syahbana - detikSumut
Kamis, 04 Agu 2022 12:32 WIB
Caucasian woman holding gavel
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Tolimir)
Palembang -

Mantan bos Bank Sumsel Babel dan anak buahnya diganjar hukuman 1 tahun 4 bulan penjara dalam perkara korupsi fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) yang merugikan negara Rp 13, 4 miliar. Kedua terdakwa adalah Asri Wisnu Wardana dan Aran Haryadi.

"Mengadili dan menjatuhkan hukuman kepada kedua terdakwa, Asri Wisnu dan Aran Haryadi dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun 4 bulan dan denda Rp 300 Juta Subsider 2 bulan kurangan," kata Hakim membacakan putusan.

Putusan tersebut dibacakan majelis hakim yang diketuai Efrata Happy Tarigan dalam persidangan agenda putusan yang digelar di PN Tipikor Palembang, Rabu (3/8/2022).


Hakim menilai kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah turut serta melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, melanggar Pasal 3 Junto Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Keduanya disebut tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantas tindak pidana korupsi.

Adapun hal yang memberatkan para terdakwa, tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, Sedangkan hal yang meringankan, para terdakwa berlaku sopan selama menjalani persidangan dan belum pernah di hukum sebelumnya.

Putusan itu diketahui lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel, Suhartono dalam sidang agenda tuntutan beberapa waktu lalu dengan pidana penjara masing-masing selama 2 Tahun denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan.

Diketahui, perkara yang awalnya menjerat kedua terdakwa itu yakni dugaan korupsi pemberian fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) kepada PT Gatramas Internusa tahun 2014 sebesar Rp 13,9 miliar pada Bank Sumsel Babel.

Hal itu, berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan Negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan Nomor: SR-286/PWO07/5/2019 tanggal 02 Agustus 2019 dengan kerugian negara senilai Rp13,4 miliar, nilai agunan yang diberikan diduga telah mengalami penambahan jumlah.

Kala itu, terdakwa Asri Wisnu bertugas sebagai pegawai tetap analis di Bank Sumsel Babel. Sementara, terdakwa Aran Haryadi menjabat sebagai Pemimpin Divisi Kredit di Bank Sumsel Babel.



Simak Video "Tahanan Titipan di Polrestabes Palembang Melahirkan di Ambulans"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)