Kepulauan Riau

BNN Kepri Bongkar Pabrik Sabu di Batam, Peracik Warga Malaysia

Raja Adil Siregar - detikSumut
Jumat, 22 Jul 2022 22:23 WIB
Tersangka gembong narkoba (dok Humas BNN RI)
Foto: Tersangka gembong narkoba (dok Humas BNN RI)
Batam -

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau membongkar Clandestine Lab (pabrik gelap) pembuatan narkotika jenis sabu. Dari pabrik gelap tersebut BNN turut mengamankan seorang Warga Negara (WN) Malaysia.

Kepala BNN RI, Petrus Reinhard Golose menyebut aktivitas ilegal itu dibongkar, Selasa (19/7/2022). Di mana petugas mendapat informasi ada produksi sabu.

"Selasa kemarin sekitar pukul 10.00 WIB, Petugas BNN Provinsi Kepulauan Riau mendapatkan informasi dari masyarakat terkait Clandestine Lab untuk pembuatan narkotika golongan I jenis sabu," katanya, Jumat (22/7/2022).


Setelah dilakukan penyelidikan pada pukul 14.30 WIB, petugas BNN Kepri menangkap 2 orang tersangka berinisial MS (43) dan NS (47). MS diketahui adalah warga negara asal Malaysia.

Penggrebekan dilakukan di Jalan Pandan Laut Nomor 23 Cluster Nirwana Sukajadi, Kota Batam. Selanjutnya tim melakukan penggeledahan dan ditemukan 3 lembar kertas putih.

"Di atas kertas putih ini terdapat kristal yang diduga narkotika golongan I jenis sabu seberat netto 2.261 gram. Selain itu ada satu buah tempat air warna bening yang di dalamnya berisi kristal berwarna ungu tua," kata Golose.

Kristal berwarna ungu itu juga diduga kuat narkotika jenis sabu demgan berat bruto 2.771 gram. Ada pula cairan yang diduga prekusor narkotika dan beberapa peralatan pendukung yang dipakai untuk membuat sabu.

Dari lokasi pertama, petugas BNNP Kepri melakukan pengembangan di Perumahan Puri Selebriti Kota Batam. Di rumah itu diamankan seorang pelaku berinisial AS (25).

Selanjutnya ketiga orang pelaku dan barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor BNNP Kepri. Ketiganya kini telah ditetapkan tersangka dan ditahan untuk proses lebih lanjut.

Atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2), Pasal 113 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 129 huruf (a) dan (b) UU Narkotika. Pelaku juga terancam maksimal hukuman mati atau seumur hidup.



Simak Video "Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba, 1 Polisi Aktif Terciduk Jadi Kurir"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/bpa)