Dituding Diambil Penyidik Polda, Beras Ini Ternyata Tak Terdaftar

Datuk Haris Molana - detikSumut
Rabu, 06 Jul 2022 23:01 WIB
Penyidik Polda Sumut dituding ambil paksa beras.
Foto: Istimewa/tangkapan layar
Deli Serdang -

Beras yang dituding diambil paksa oleh Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut di salah satu kilang padi di Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang telah diperiksa oleh Dinas Ketahanan Pangan Sumut. Hasilnya, beras itu ternyata tidak terdaftar.

Dirkrimsus Polda Sumut Kombes John Charles Nababan mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan dari Dinas Ketahanan Pangan Sumut, sampel beras yang diamankan oleh Krimsus itu tidak terdaftar.

"Tidak terdaftar di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara," kata John, Rabu (6/7/2022).


John menyebutkan, beras yang diamankan dan diperiksa itu jenisnya yakni beras premium Ramos Tulen merek TJ Cap Bunga Mawar ukuran 30 Kg, beras premium merek TJ KKB Pandan Wangi ukuran 10 Kg dan Beras premium merek TJ 88 ukuran 5 Kg.

Pemilik Kilang Padi Tak Hadiri Panggilan Polda

Selain itu, John juga mengatakan bahwa sampel beras yang diamankan itu seharusnya dibawa ke laboratorium untuk diperiksa. Namun, pemiliknya tidak hadir dan pihaknya pun bakal mengundang kembali untuk bersama-sama membawa sampel itu ke laboratorium.

"Selanjutnya sampel beras yang diamankan seharusnya kita bawa ke laboratorium hari ini Rabu tanggal 6 Juli 2022 bersama-sama dengan pemiliknya untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium, namun pemiliknya tidak hadir. Langkah selanjutnya pemilik beras akan kami undang kembali untuk bersama-sama membawa sampel beras ke laboratorium," ujar John.

Berawal dari Viral Penyidik Disebut Ambil Paksa Beras

Sebelumnya, video yang menyebutkan penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut dituding mengambil paksa beras di salah satu kilang padi di Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang viral di media sosial.

Dilihat detikSumut, Jumat (1/7/2022), dalam video itu terlihat sejumlah pria berbaju putih dengan celana hitam mencoba membawa karung berisi beras dari dalam kilang padi atau pabrik.

Kemudian, salah seorang satpam yang ada di sana seperti berupaya menghalangi. Tiga pria berbaju putih itu kemudian terus membawa karung beras ke luar gedung sambil berjalan.

Dalam video itu, terdengar suara seorang wanita. Dia seperti melarang para pria berbaju putih membawa karung beras tersebut. Wanita itu pun menyebut mereka telah melanggar undang-undang.

"Tidak bisa ambil gitu banyak loh Pak. Bapak pemaksaan loh. Bapak pemaksaan ambil barang-barang kita ya di pabrik kami, udah langgar UU 511. Panggil masyarakat sini semua kumpulkan SPSI masyarakat sini semua. Bapak nggak boleh begitu ngambil barang orang tanpa permisi. Bapak kok kek gitu, tidak bisa masuk," sebut wanita itu dalam seperti dalam video.

Para pria berbaju putih terus keluar sambil membawa karung berisi beras. Kemudian, setelah keluar dari pabrik, salah satu pria berbaju biru berupaya menarik karung beras yang dibawa oleh pria berbaju putih. Sementara, wanita itu terus berbicara. Dia meminta agar barangnya itu diletakkan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan kegiatan itu adalah pengambilan sampel beras yang dilakukan penyidik. Dia menyebut kegiatan itu sudah sesuai prosedur.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu 30 Juni 2022, di saat penyidik melakukan penyelidikan sesuai dengan Sprin Lidik Nomor : Sprin Lidik / 230 / VI / 2022 / Ditreskrimsus, tanggal 20 Juni 2022.

Berdasarkan Informasi dari masyarakat, kilang padi dengan merk Bunga Mawar, TJ KKB Pandan Wangi, dan TJ 88 diduga tidak sesuai dengan parameter yang telah dipersyarakatkan untuk beras bermutu premium. Dengan demikian penyidik melakukan penyelidikan dan mengambil sampel.

Saat pengambilan sampel ternyata beberapa orang yang diduga pemilik tak terima sambil merekam dan menuding polisi mengambil paksa.

"Kita melakukan penyelidikan adanya dugaan penjualan beras yang tidak sesuai parameter yang dipersyaratkan untuk kategori beras premium," kata Hadi.

Kemudian, polisi pun mengundang pemilik kilang padi untuk dimintai klarifikasinya.



Simak Video "Jembatan di Deli Serdang Ambruk Usai Dlintasi Alat Berat"
[Gambas:Video 20detik]
(dhm/afb)