Penembak Pendeta di Deli Serdang Masih Misterius

Penembak Pendeta di Deli Serdang Masih Misterius

Datuk Haris Molana - detikSumut
Kamis, 30 Jun 2022 19:30 WIB
Ilustrasi penembakan
Foto: Ilustrasi oleh Basith Subastian
Deli Serdang -

Fernando Tambunan (42) salah seorang pendeta di Deli Serdang, Sumatera Utara ditembak orang tidak dikenal (OTK), Senin (27/6) kemarin. Penembak pendeta itu sampai hari ini masih misterius.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Irsan Sinuhaji mengatakan pihaknya masih memburu pelaku."Pelaku sedang didalami dan motifnya juga sedang didalami," kata Kapolresta Deli Serdang Irsan Sinuhaji kepada detikSumut, Kamis (30/6/2022).

Sementara korban, Irsan mengatakan saat ini korban berada di RS Bina Kasih. Korban dirujuk dari RSU Amri Tambunan Lubuk Pakam lantaran rumah sakit tersebut tidak ada dokter bedah spesialisnya.


"Untuk korban saat ini di RS Bina Kasih. Dokter bedah spesialisnya di RSU Amri Tambunan nggak ada," sebut Irsan.

Saat ini, operasi pengangkatan peluru yang bersarang di dada korban telah diangkat. Peluru itu pun kemudian dibawa ke Laboraturium Forensik (Labfor) untuk diuji terlebih dahulu.

"Sudah selesai operasi. Peluru seperti peluru senapan angin. Tapi akan diuji di Labfor dulu," ujar Irsan.

Sebelumnya, Irsan Sinuhaji mengatakan peristiwa penembakan terhadap Fernando terjadi pada Senin (27/6) sekitar pukul 20.30 WIB di Komplek Perumahan Victory Land, di Desa Jaharun A Kecamatan Galang. Korban bernama Fernando Tambunan diketahui tertembak senapan angin.

Awalnya, korban selesai makan malam dan duduk di teras rumahnya bersama istri. Tiba-tiba korban tertembak dan mengeluarkan darah dari dadanya.

"Tiba - tiba korban berkata kepada istrinya "tertembak aku" dan saksi (istrinya) melihat korban sudah memegang dadanya yang mengeluarkan darah," sebut Irsan kepada detikSumut, Selasa (28/6).

Melihat hal itu, istri korban langsung memanggil tetangganya untuk meminta pertolongan. Tak lama, korban pun dibawa ke RSU Amri Tambunan di Lubuk Pakam.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan. Polisi melakukan olah TKP serta memeriksa sedikitnya delapan orang saksi dalam peristiwa tersebut.



Simak Video "Bentrok Berujung Tewasnya Remaja di Jalanan Deli Serdang Dipicu Saling Ejek"
[Gambas:Video 20detik]
(dhm/astj)