Kondisi Terkini Pendeta di Deli Serdang Pasca Ditembak OTK

Datuk Haris Molana - detikSumut
Selasa, 28 Jun 2022 17:18 WIB
Ratusan senpi Illegal berhasil diamankan Direskrium Polda Metro Jaya, Minggu (15/11/2015). Ratusan senpi dan para tersangka itu diamankan oleh pihak berwajib selama operasi dalam kurun waktu 3 bulan. Terlebih dengan maraknya ancaman dan penembakan pelaku kejahatan di Ibukota yang semakn meresahkan masyarakat. Rachman Haryanto/detikcom.
Ilustrasi senjata api (Foto: Rachman Haryanto)
Deli Serdang -

Fernando Tambunan (42), pendeta asal Kecamatan Galang, Deli Serdang menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) saat berada di rumahnya. Kini, Fernando pun tepaksa dirawat di rumah sakit dan menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di dadanya.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Irsan Sinuhaji mengatakan saat ini korban tengah dirawat di RSU Amri Tambunan, Lubuk Pakam. Korban bakal menjalani operasi mengangkat peluru yang bersarang di bagian dadanya.

"Saat ini korban sedang dirawat di RSU Amri Tambunan di Lubuk Pakam untuk dilakukan tindakan operasi mengeluarkan peluru guna mengetahui jenis senjata yang digunakan," kata Irsan kepada detikSumut, Selasa (28/6/2022).


Irsan juga mengatakan saat ini kondisi korban dalam keadaan stabil. Korban pun masih bisa berkomunikasi dengan lainnya.

"Kondisi korban hingga saat ini masih stabil dan bisa diajak berkomunikasi," sebut Irsan.

Sebelumnya Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Kadek menyebut Fernando ditembak diduga dengan senapan angin di bagian dadanya.

Kemudian, polisi pun membeberkan detik-detik peristiwa itu terjadi. Kapolresta Deli Serdang Kombes Irsan Sinuhaji mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (27/6) sekitar pukul 20.30 WIB di Komplek Perumahan Victory Land, di Desa Jaharun A Kecamatan Galang. Korban bernama Fernando Tambunan diketahui tertembak senapan angin.

Awalnya, korban selesai makan malam dan duduk di teras rumahnya bersama istri. Tiba-tiba korban tertembak dan mengeluarkan darah dari dadanya.

"Tiba - tiba korban berkata kepada istrinya "tertembak aku" dan saksi (istrinya) melihat korban sudah memegang dadanya yang mengeluarkan darah," sebut Irsan kepada detikSumut, Selasa (28/6/2022).

Melihat hal itu, istri korban langsung memanggil tetangganya untuk meminta pertolongan. Tak lama, korban pun dibawa ke RSU Amri Tambunan di Lubuk Pakam.



Simak Video "Jembatan di Deli Serdang Ambruk Usai Dlintasi Alat Berat"
[Gambas:Video 20detik]
(dhm/astj)