Aceh

Eksekutor Penembak 2 Warga Aceh Besar Ditangkap

Agus Setyadi - detikSumut
Sabtu, 18 Jun 2022 19:16 WIB
Ratusan senpi Illegal berhasil diamankan Direskrium Polda Metro Jaya, Minggu (15/11/2015). Ratusan senpi dan para tersangka itu diamankan oleh pihak berwajib selama operasi dalam kurun waktu 3 bulan. Terlebih dengan maraknya ancaman dan penembakan pelaku kejahatan di Ibukota yang semakn meresahkan masyarakat. Rachman Haryanto/detikcom.
Ilustrasi senpi (Foto: Rachman Haryanto)
Banda Aceh -

Polisi menangkap FR alias SC yang diduga sebagai eksekutor penembakan dua warga Desa Aneuk Gle, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. FR menembak korban dengan senjata jenis M16.

"FR alias SC merupakan eksekutor yang menembak korban menggunakan senjata api laras panjang jenis M16," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy kepada wartawan, Sabtu (18/6/2022).

Pelaku ditangkap personel Ditreskrimum Polda Aceh pada Kamis (16/6). Winardy belum menjelaskan secara rinci sosok FR serta lokasi penangkapan.


Menurutnya, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap FR. Selain itu, polisi juga masih menyelidiki asal senjata yang dipakai FR.

"Untuk asal dan kepemilikan senjata masih didalami oleh petugas," jelas Winardy.

Menurut Winardy, polisi telah menciduk seluruh pelaku yang terlibat penembakan berjumlah tujuh orang. Mereka adalah AB sebagai otak pelaku, TM yang merupakan perencana dan penyuplai logistik, DW pemberi informasi dan penyuplai logistik.

Selain itu, NZ, ZD dan MY yang bertugas sebagai pendamping eksekutor dan memantau korban di lokasi kejadian.

"Alhamdulillah semua sudah ditangkap. Namun, kita juga akan proses orang-orang yang selama ini menyembunyikan pelaku," ujar Winardy.

Penembakan dua warga Desa Aneuk Glee, Indrapuri, Ridwan dan Maimun bermotif dendam. Tersangka AB disebut mempunyai dendam ke Ridwan karena usahanya diganggu.

"AB merupakan aktor intelektual, di mana ia yang memerintahkan anggotanya untuk menghabisi Maimun (38) dan Ridwan (38). Dia juga ikut mendanai dan merencanakan eksekusi tersebut," jelas Winardy.

"Motifnya karena sakit hati, lantaran korban kerap mengganggu usaha milik tersangka AB," lanjut Winardy.

Sebelumnya, dua warga Desa Aneuk Gle, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Aceh tewas ditembak orang tak dikenal. Kedua korban meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit.

"Keduanya ditembak tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB," kata Kapolres Aceh Besar AKBP Carlie Syahputra Bustamam saat dimintai konfirmasi detikSumut, Jumat (13/5).

Kedua korban adalah Ridwan dan Maimun. Carlie mengatakan, satu korban terkena tembak di bagian perut tembus ke kaki kiri, sedangkan satu orang lagi tertembak di kaki kiri.

Menurut Carlie, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh usai kejadian. Namun dalam perawatan keduanya meninggal dunia dinihari tadi.

"Korban pulang dari ladang naik sepeda motor berdua, sepertinya ditembak lagi jalan," ujarnya.



Simak Video "Momen Pemusnahan 13.000 Batang Ganja di Aceh Besar"
[Gambas:Video 20detik]
(agse/astj)