Aceh

Polisi Kantongi Identitas Eksekutor Penembakan 2 Warga Aceh Besar

Agus Setyadi - detikSumut
Senin, 06 Jun 2022 14:20 WIB
Ilustrasi penembakan
Foto: Ilustrasi oleh Basith Subastian
Banda Aceh -

Tim gabungan Polda Aceh masih memburu eksekutor penembakan dua warga Desa Aneuk Gle, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Polisi telah mengantongi identitas pelaku.

"Satu orang yang berperan sebagai eksekutor penembakan masih kita buru. Identitasnya sudah dikantongi," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy kepada wartawan, Senin (6/6/2022).

Winardy mengatakan, setelah eksekutor tertangkap baru terungkap jenis senjata yang dipakai untuk membunuh korban. Dia mengaku tim gabungan Polda Aceh bakal segera menciduk pelaku.


"Doakan eksekutornya cepat ditangkap," jelas Winardy.

Dalam kasus penembakan tersebut, polisi telah menciduk enam tersangka. Mereka adalah TM yang merupakan perencana dan penyuplai logistik, DW pemberi informasi dan penyuplai logistik.

Selain itu, NZ, ZD dan MY yang bertugas sebagai pendamping eksekutor dan memantau korban di lokasi kejadian.

"Satu tersangka lagi AB merupakan aktor intelektual, di mana ia yang memerintahkan anggotanya untuk menghabisi Maimun (38) dan Ridwan (38). Dia juga ikut mendanai dan merencanakan eksekusi tersebut," jelas Winardy.

Keenam tersangka saat ini ditahan di Polda Aceh. Menurut Winardy, AB merupakan ketua DPW salah satu partai lokal di Tanah Rencong. Dia diduga memerintah membunuh korban karena dendam dan sakit hati.

"Motifnya karena sakit hati, lantaran korban (Ridwan) kerap mengganggu usaha milik tersangka AB," ujar perwira menengah Polda Aceh itu.

"Pada dasarnya target penembakan tersebut adalah Ridwan, namun karena Maimun juga ada di lokasi dan takut hal tersebut bocor, maka Maimun juga ikut dieksekusi," lanjut Winardy.

Sebelumnya, dua warga Desa Aneuk Gle, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Aceh tewas ditembak orang tak dikenal. Kedua korban meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit.

"Keduanya ditembak tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB," kata Kapolres Aceh Besar AKBP Carlie Syahputra Bustamam saat dimintai konfirmasi detikSumut, Jumat (13/5).

Kedua korban adalah Ridwan dan Maimun. Carlie mengatakan, satu korban terkena tembak di bagian perut tembus ke kaki kiri, sedangkan satu orang lagi tertembak di kaki kiri.

Menurut Carlie, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh usai kejadian. Namun dalam perawatan keduanya meninggal dunia dinihari tadi.

"Korban pulang dari ladang naik sepeda motor berdua, sepertinya ditembak lagi jalan," ujarnya.



Simak Video "Gempa M 5,2 Guncang Banda Aceh, Tak Berpotensi Tsunami"
[Gambas:Video 20detik]
(agse/astj)