Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Adriansyah Rolindo Saputra mengatakan, tersangka diamankan di rumahnya. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku sudah tujuh kali mencabuli anak kandungnya.
"Kurang lebih telah tujuh kali pelaku melakukan perbuatan bejat terhadap anak kandungnya yang dilakukan pelaku di rumahnya di Bukittinggi," kata Rolindo kepada wartawan di Mapolres Bukittinggi, Senin (30/5/2022).
Kasus itu terungkap setelah salah seorang kakak korban curiga karena tidak mendapati sang adik di rumah. Rupanya, sang adik dititipkan pria tua itu di rumah temannya di Payakumbuh karena kondisinya yang sedang hamil.
"Saksi yang merupakan kakak korban bertanya akan keberadaan korban kepada pelaku, namun awalnyan pelaku tidak memberitahukan. Saat saksi mencoba mencari keberadaan korban disitulah pelaku mengatakan kepada saksi bahwa korban telah hamil enam bulan dan di titip pelaku di tempat temannya di Payakumbuh," jelas Kasat Rolindo.
Saksi kemudian menjemput korban. Dari sanalah kemudian korban menceritakan kasus persetubuhan yang dialaminya. Perbuatan pelaku kemudian dilaporkan kepada polisi yang kemudian menangkap tersangka.
Pelaku dijerat dengan sejumlah pasal tentang perlindungan anak dengan pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.
(dpw/dpw)