Penembak Polisi di Sumsel Kabur Pakai Getek-Buang Senpi ke Sungai

Prima Syahbana - detikSumut
Selasa, 24 Mei 2022 12:00 WIB
Kedua tersangka kenakan baju tahanan warna biru, Jamari (kiri) dan Hengki (kanan).
Kedua tersangka kenakan baju tahanan warna biru, Jamari (kiri) dan Hengki (kanan). (Foto : dok. Polres Musi Rawas)
Palembang -

Polisi telah menangkap, Jamari (57) dan Hengki Tornando (28), komplotan tersangka kasus penembakan Briptu Khairul di Musi Rawas, Sumatera Selatan. Usai menembak Briptu Khairul, Jamari ternyata kabur ke sungai menggunakan getek dan membuang senjatanya untuk menghilangkan jejak.

"Dia kabur lewat sungai menggunakan getek. Senjata yang digunakannnya menembak anggota (Briptu Khairul), dibuang ke Sungai Bingin Jungut saat melarikan diri," kata Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Dedy Rahmad kepada detikSumut, Selasa (24/5/2022).

Dijelaskan Dedy, Jamari sendiri merupakan ayah kandung dari tersangka F, yang kini masih diburu polisi. Jamari, kata dia, nekat menembak Briptu Khairul lantaran hendak menyelamatkan F yang saat itu ditangkap bersama Hengki dalam kasus narkoba.


Dedy menjelaskan, berdasarkan keterangan Jamari senjata api yang digunakannya menembak Briptu Khairul merupakan senjata api rakitan jenis kecepek berlaras panjang.

Kecepek tersebut didapat Jamari dari warisan orangtuanya sejak 10 tahun silam. Senjata itu sengaja disimpan Jamari dengam alasan untuk jaga diri.

"Senjata rakitan jenis kecepek Laras panjang merupakan turunan dari almarhum orangtuanya dan sudah 10 tahun dipegang oleh Jamari," ungkap Dedy.

Jamari ditangkap usai kabur ke arah sekitar Desa Pendingan, Muara Lakitan di kediaman keluarganya. Dia ditangkap tim gabungan Polres Musi Rawas yang dipimpin langsung Kapolres Musi Rawas AKBP Achmad Gusti Hartono, pada Minggu (22/5) siang.

Diketahui, atas ulah Jamari tersebut Briptu Khairul menderita luka tembak di pinggul belakang tembus ke bagian usus hingga harus dioperasi. Dia tertembak usai ikut serta menangkap anak Jamari, F dan Hengki, yang kabur saat kejadian.

Meski saat itu semua tersangka kabur, dalam penggerebekan itu polisi telah menyita sejumlah barang bukti diantaranya sabu seberat 12,49 gram yang dikemas dalam tujuh paket plastik kecil dan 32 paket plastik mungil. Selain sabu, di lokasi yang sama polisi juga menemukan setengah butir pil ekstasi berwarna biru seberat 0,41 gram.

Polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti lainnya, sebuah timbangan digital, sebuah botol alat hisap sabu (bong), tiga korek api, tiga kompor bong, lima pirek kaca, sebuah sekop plastik sabu, sekantong plastik klip kosong, sebuah dompet dan sebuah tas pinggang.



Simak Video "Viral WNA Pukul Pria di Palembang, Kini Sudah Damai"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)