Makna Lagu Piso Surit, Warisan Budaya Suku Karo

Makna Lagu Piso Surit, Warisan Budaya Suku Karo

Olivia Andrea - detikSumut
Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB
Ilustrasi Lirik Lagu
Foto: Getty Images/iStockphoto/CJ_Romas
Karo -

Piso Surit adalah salah satu lagu daerah paling terkenal dari Suku Karo, Sumatera Utara, karya dari komponis bernama Djaga Depari. Lagu ini tidak hanya dikenal di tanah Karo, tetapi juga telah menyebar luas dan sering dibawakan dalam berbagai acara budaya, pentas seni, hingga upacara adat.

Di balik melodinya yang lembut dan syahdu, Piso Surit menyimpan makna mendalam tentang cinta, penantian, dan kesetiaan. Piso surit berarti burung yang suka bersiul atau berkicau.

Dalam budaya Karo, burung ini sering dijadikan simbol pesan, harapan, dan kerinduan. Melalui lagu Piso Surit, masyarakat Karo mengekspresikan perasaan seorang gadis yang menanti kekasihnya dengan penuh kesabaran, meski jarak dan waktu memisahkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lirik piso surit menggambarkan suasana alam tanah Karo yang sejuk dan indah, lengkap dengan gambaran perasaan yang lembut dan penuh harap. Burung piso surit dalam lagu ini seakan menjadi perantara pesan cinta, menyampaikan rindu kepada orang yang jauh. Tema penantian ini mencerminkan nilai kesetiaan yang dijunjung tinggi dalam kehidupan masyarakat Karo," ujar akademisi Unimed, Dr Pulumun Ginting, Senin (4/5/2026).

ADVERTISEMENT

Dr Pulumun menjelaskan, lagu Piso Surit sudah ada sejak lama dan diwariskan secara turun-temurun. Awalnya, lagu ini dinyanyikan secara lisan dari generasi ke generasi, sebelum akhirnya direkam dan dipopulerkan dalam berbagai versi modern. Meski aransemen musiknya terus berkembang, makna asli lagu tetap dipertahankan.

"Piso Surit kerap dibawakan dalam acara adat, pesta pernikahan, hingga pertunjukan seni. Lagu ini menjadi simbol identitas budaya Karo dan sarana memperkenalkan nilai-nilai tradisional kepada generasi muda, melalui Piso Surit, masyarakat Karo tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menyampaikan pesan tentang cinta, kesabaran, dan kesetiaan," katanya.

Di tengah arus modernisasi, keberadaan lagu Piso Surit menjadi pengingat pentingnya melestarikan budaya daerah. Lagu ini bukan sekadar hiburan, melainkan cerminan jiwa dan perasaan masyarakat Karo yang lembut, setia, dan penuh harapan. Mengenal Piso Surit berarti ikut menjaga salah satu kekayaan budaya Indonesia agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.




(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads