Bagan Deli, Kampung Nelayan Tua di Medan Menyimpan Jejak Sejarah Maritim

Bagan Deli, Kampung Nelayan Tua di Medan Menyimpan Jejak Sejarah Maritim

A. Fahri Perdana Lubis - detikSumut
Sabtu, 14 Mar 2026 09:01 WIB
Kampung Nelayan di Belawan, Kota Medan
Foto: Kampung Nelayan di Belawan, Kota Medan (Dok. SDGS Center USU)
Medan -

Deretan rumah panggung yang berdiri di tepi laut, perahu-perahu kayu yang bersandar di dermaga kecil, serta aktivitas nelayan yang baru kembali dari melaut menjadi pemandangan yang masih dapat ditemukan di kawasan Bagan Deli. Kampung pesisir yang berada di bagian utara Kota Medan ini menyimpan jejak panjang kehidupan masyarakat maritim di Sumatera Timur.

Sejak lama, kawasan pesisir di wilayah Medan bagian utara telah dihuni oleh masyarakat yang menggantungkan hidup pada laut. Kampung-kampung nelayan tumbuh di sekitar muara sungai dan pesisir yang menghadap langsung ke Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

Kawasan Bagan Deli sendiri berada tidak jauh dari wilayah Belawan yang pada masa kolonial berkembang menjadi pelabuhan penting di Sumatera Timur. Sebelum kawasan pelabuhan modern berkembang, masyarakat pesisir di wilayah ini telah lebih dulu membangun kehidupan sebagai nelayan dan pelaut tradisional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarawan Asia Tenggara Anthony Reid menjelaskan bahwa pesisir Sumatera sejak lama menjadi bagian penting dari jaringan perdagangan maritim yang menghubungkan berbagai wilayah di Asia.

"Pesisir Sumatera merupakan bagian penting dari jalur perdagangan di Selat Malaka yang sejak lama menghubungkan berbagai komunitas pedagang di kawasan Asia," tulis Reid dalam kajiannya mengenai sejarah perdagangan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

Perkembangan ekonomi kolonial di Sumatera Timur kemudian membawa perubahan besar bagi kawasan pesisir tersebut. Pada akhir abad ke-19, pemerintah Hindia Belanda membangun pelabuhan modern di Belawan untuk mendukung ekspor hasil perkebunan seperti tembakau dan karet dari wilayah pedalaman.

Ahli geografi Karl J. Pelzer dalam bukunya Plantation Society in East Sumatra menjelaskan bahwa perkembangan industri perkebunan di Sumatera Timur mendorong pembangunan berbagai infrastruktur transportasi dan pelabuhan di kawasan tersebut.

"Pertumbuhan perkebunan di Sumatera Timur membawa perubahan besar dalam struktur ekonomi dan perkembangan kota-kota pesisir," tulis Pelzer.

Meski pelabuhan modern berkembang pesat di Belawan, kampung-kampung nelayan seperti Bagan Deli tetap mempertahankan kehidupan tradisional yang berpusat pada aktivitas melaut. Sebagian besar masyarakat di kawasan ini bekerja sebagai nelayan, memperbaiki jaring, hingga menjual hasil tangkapan ikan di pasar-pasar lokal.

Selain aktivitas perikanan, kawasan pesisir ini juga memiliki ekosistem mangrove yang penting bagi kehidupan masyarakat setempat. Hutan mangrove berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi sekaligus menjadi habitat berbagai biota laut yang menjadi sumber penghidupan nelayan.

Dalam kajian yang dipublikasikan oleh Universitas Sumatera Utara mengenai kampung nelayan di wilayah Medan Belawan disebutkan bahwa kehidupan masyarakat pesisir sangat bergantung pada sumber daya alam di sekitarnya.

"Kampung Nelayan di Kecamatan Medan Belawan merupakan wilayah masyarakat pesisir yang kehidupannya sangat tergantung pada sumber daya setempat, yakni mangrove dan perairannya," tulis laporan yang dipublikasikan dalam program SDGs universitas tersebut.

Meski kini Kota Medan telah berkembang menjadi kota metropolitan, kawasan seperti Bagan Deli masih mempertahankan identitasnya sebagai kampung nelayan. Rumah-rumah panggung yang berdiri di atas perairan, perahu-perahu kayu yang berderet di tepi pantai, serta aktivitas nelayan yang melaut sejak dini hari masih menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di sana.

Di tengah perubahan zaman dan perkembangan kota modern, kampung nelayan di pesisir utara Medan ini tetap menjadi pengingat akan tradisi maritim yang telah hidup selama generasi di tepi Selat Malaka.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads