Dari Menumpang Ibadah, Ini Sejarah Gereja HKBP Sudirman Medan

A Fahri Perdana Lubis - detikSumut
Selasa, 06 Jan 2026 06:30 WIB
Foto: Gereja HKBP Sudirman (Istimewa)
Medan -

Gereja HKBP Sudirman yang ada di Jalan Sudirman tercatat sebagai salah satu cagar budaya di Kota Medan. Gereja ini juga menjadi saksi sejarah perkembangan agama Kristen di Tanah Deli.

Bangunan gereja HKBP Sudirman juga kini berdiri megah sebagai salah satu ikon sejarah. Namun, perjalanan menuju titik itu tidaklah singkat.

Arsip mencatat, embrio HKBP Medan bermula dari persekutuan kecil 16 orang perantau Batak Kristen yang bahkan belum memiliki gereja sendiri.

Natal 1910 Awal Berdirinya Gereja HKBP Sudirman

Jejak sejarah HKBP Medan dimulai pada 25 Desember 1910. Saat itu, belum ada gereja Batak di Medan. Enam belas orang Batak Kristen diundang oleh Gereja Methodist Amerika untuk merayakan Natal bersama jemaat Tionghoa.

Arsip 100 Tahun HKBP Medan mencatat, pada kesempatan itu untuk pertama kalinya lagu-lagu rohani berbahasa Batak dikumandangkan di Medan, seperti Halalas ni roha Godang dan Nunga jumpang muse ari Pesta i.

"Walaupun mereka hanya sebagai tamu, namun diterima dengan baik dalam berkebaktian bersama-sama seperti saudara kandung," tulis arsip tersebut.

Ungkapan syukur "Pinuji ma Tuhan i, ala ditopot do bangsoNa jala dipalua"-Terpujilah Tuhan sebab Ia mengunjungi umat-Nya dan membawa kelepasan-menjadi penanda batin lahirnya jemaat Batak Kristen di Tanah Deli.

Jemaat Bertambah, Masalah Muncul

Jumlah jemaat Batak Kristen di Medan terus bertambah hingga sekitar 50 orang. Kebutuhan akan pelayan tetap pun mendesak. Misionaris HKBP, Dr. I.L. Nommensen, diminta mengirimkan tenaga pelayan dari Pematang Siantar.

Namun rencana itu tidak mudah. Arsip mencatat, "Ada dua hal yang menjadi bahan pemikiran untuk mengirimkan pelayan ke Kota Medan, yaitu biaya hidup pelayan dan tempat kebaktian."

Solusi akhirnya datang setelah Gereja Protestantsche Kerk-kini Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan HZ Arifin-bersedia meminjamkan ruang konsistori sebagai tempat ibadah.

Pada 1 Agustus 1912, Guru Josia Hutabarat tiba di Medan. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai "Haoojak ni HKBP di Medan", atau hari berdirinya HKBP Medan.



Simak Video "Video: Kisruh Pembongkaran Cagar Budaya Eks Asrama VOC di Gresik"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork