Sumatera Barat

Kunjungi Ulakan Pariaman, Sandiaga Dapat Gelar Bagindo Lembak Tuah

Jeka Kampai - detikSumut
Selasa, 05 Jul 2022 20:27 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno saat mendapatkan gelar Bagindo Lembak Tuah. (Jeka/detikSumut)
Sandiaga Uno saat mendapatkan gelar Bagindo Lembak Tuah (Jeka/detikSumut)
Padang Pariaman -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendapat gelar Bagindo Lembak Tuan. Gelar itu diterima Sandi saat mengunjungi Desa Wisata Green Talao Park (GTP) Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Kehadiran Sandi dalam rangka visitasi dan sekaligus penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022. GTP Ulakan masuk dalam daftar 50 Besar ADWI tahun oni.

"Dengan ini, kami anak Nagari Ulakan sepakat menganugerahkan gelar Bagindo Lembak Tuah kepada Mas Menteri Sandiaga Salahuddin Uno," kata Syahbudin, tokoh adat Ulakan, Selasa (5/7/2022).


Menurutnya, dengan gelar tersebut Sandi sudah menjadi bagian dari masyarakat setempat. "Dengan gelar ini, Sandi sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga Ulakan," kata.

Penganugerahan gelar ditandai dengan pemasangan Deta, semacam ikat kepala yang khusus dipakai lelaki Minangkabau kepada Sandi.

Sandi menyampaikan terima kasih atas gelar tersebut. "Saya tentu saja sangat tersanjung dan berterima kasih atas gelar ini. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat buat kita semua," kata Sandi.

Sementara iru, Wali Nagari Ulakan, Ade Idris menjelaskan, GTP dibangun demgan memanfaatkan dana hibah dari Kemendes tahun 2019.

Luas seluruhnya 15 Hektar, baru bisa dibangun 8 hektare. "Kami baru mampu membangun 8 hektare. Mudah-mudahan kehadiran Pak Memteri kesini, bisa membawa perubahan kawasan ini jadi lebih baik," kata Walinagari.

GTP memiliki tracking Mangrove 1,8 Kilometer yang diklaim merupakan tracking Mangrove terpanjang di Indonesia. Ulakan juga punya tradisi Basafa di kawasan Makam Syech Burhanuddin, yang setiap tahunnya dikunjungi lebih dari 150 ribu orang. GTP Ulakan akan bersaing dengan 49 Desa Wisata lainnya di Indonesia untuk menjadi yang terbaik dalam ADWI 2022.

ADWI merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang digalakkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi Indonesia senahak megara tijuan pariwisata. Erkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.

ADWI kata Sandi, bertujuan agar desa wisata di seluruh Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Marauke, bisa membangun motivasi dan menggali potensi menjadi penggerak ekonomi.

Nagari Ulakan selama ini dikenal sebagai pusat pariwisata religi d Sumatera Barat. Di sini terdapat Makam Syech Burhanuddin yang ditetapkan pemerintah sebagai situs budaya non benda

Makam ini setiap tahunnya dikunjungi lebih dari 150 ribu orang peziarah, saat Tradisi Basafah di Bulan Syafar. Para peziarah yang datang bukan hanya dari berbagai pelosok nusantara, melainkan juga dari mancanegara.

"Tentu ini akan sangat berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat," kata Sandiaga lagi.



Simak Video "Aksinya Ditegur Sandiaga Uno, Apa Kata Aliansi Labuan Bajo?"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)