Penyesuaian tarif listrik dilakukan setiap tiga bulan dalam setahun. Memasuki periode April hingga Juni 2026, masyarakat pun mulai mempertanyakan apakah akan terjadi kenaikan tarif listrik atau justru tetap stabil.
Lantas bagaimanakah tarif listrik bulan April hingga Juni 2026? Berikut rinciannya.
Dilansir dari laman resmi PT PLN (Persero), tarif tenaga listrik untuk 13 golongan pelanggan non-subsidi maupun golongan subsidi tidak mengalami kenaikan sama sekali. Artinya biaya per kWh yang dibayarkan selama periode April-Juni masih sama dengan periode sebelumnya.
Tarif Listrik Per kWh April-Juni 2026
Berikut adalah daftar rincian lengkap dari tarif tenaga listrik Triwulan II (April-Juni 2026) untuk semua golongan:
- Golongan R-1/TR daya 900 VA dikenakan Rp 1.352 per kWh
- Golongan R-1/TR daya 1.300 VA dikenakan Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-1/TR daya 2.200 VA dikenakan Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-2/TR daya 3.500-5.500 VA dikenakan Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan R-3/TR, TM daya 6.600 VA ke atas dikenakan Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan B-2/TR daya 6.600 VA-200 kVA dikenakan Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan B-3/TM, TT daya di atas 200 kVA dikenakan Rp 1.114,74 per kWh
- Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA dikenakan Rp 1.114,74 per kWh
- Golongan I-4/TT daya 30.000 kVA ke atas dikenakan Rp 996,74 per kWh
- Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA dikenakan Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan P-2/TM daya di atas 200 kVA dikenakan Rp 1.522,88 per kWh
- Golongan P-3/TR dikenakan Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan L/TR, TM, TT dikenakan Rp 1.644,52 per kWh
Nah, itulah penjelasan mengenai apakah tarif listrik periode April-Juni mengalami kenaikan atau tidak dan juga daftar lengkap tarif tenaga listrik untuk semua golongan. Semoga bermanfaat!
Artikel ini ditulis oleh Eme Arapenta Tarigan, Peserta Program Maganghub Kemnaker di detikcom
Simak Video "Video: Maling Kabel PLN di Jambi Berujung Tersengat Listrik dan Ditangkap Polisi"
(dhm/dhm)