Sepanjang 2025, PHE Turunkan 1,6 Juta Ton Emisi Lewat Program Efisiensi Energi

Sepanjang 2025, PHE Turunkan 1,6 Juta Ton Emisi Lewat Program Efisiensi Energi

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Sabtu, 11 Apr 2026 19:59 WIB
Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PT Pertamina Hulu Energi, Edi Karyanto
Foto: Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PT Pertamina Hulu Energi, Edi Karyanto (Dok. Pertamina Hulu Energi)
Medan -

Sepanjang tahun 2025, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina berhasil menurunkan emisi sebesar 1,6 juta ton CO2e melalui berbagai program efisiensi energi, penurunan flaring, serta pemanfaatan energi rendah karbon.

Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PT Pertamina Hulu Energi, Edi Karyanto mengatakan, hal ini dilakukan guna memastikan keberhasilan proyek strategis hulu migas yang berkelanjutan.

"PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan," ujar Edi Karyanto melalui keterangan tertulis diterima Sabtu (11/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Edi, PHE meningkatkan kontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga memastikan keberlanjutan pasokan energi dalam jangka panjang.

"Di tengah dinamika geopolitik global, disrupsi rantai pasok energi, serta volatilitas harga minyak dan gas dunia, penguatan fondasi energi domestik menjadi faktor kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional. Dalam hal ini, PHE berperan dalam pengelolaan sekitar 27 persen wilayah kerja di Indonesia, dengan kontribusi 65 peraen lifting minyak domestik dan 35 persen lifting gas domestik," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan bahwa ketahanan energi jangka panjang memerlukan keseimbangan antara optimalisasi produksi saat ini dan pembangunan keberlanjutan masa depan.

"PHE berkomitmen menjaga keberlanjutan produksi migas nasional melalui optimalisasi aset eksisting, eksplorasi sumber daya baru, serta penerapan teknologi untuk meningkatkan recovery rate. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan ketahanan energi nasional yang berkelanjutan," katanya.

Ia mengatakan, untuk memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan, pada 2026 PHE menjalankan berbagai program strategis, antara lain pengembangan lapangan migas, implementasi Enhanced Oil Recovery (EOR), eksplorasi wilayah prospektif, minyak non konvensional, serta evaluasi peluang merger dan akuisisi guna memperkuat portofolio hulu migas.

Selain itu, kata Edi, PHE juga mempersiapkan transformasi energi melalui upaya pengembangan bisnis rendah karbon sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

"Ketahanan energi ke depan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi terhadap transisi energi. Karena itu, PHE mendorong inisiatif dekarbonisasi operasi serta pengembangan bisnis Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS)/ Carbon Capture Storage (CCS)," pungkas Edi.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads