Asosiasi Peternak Ayam Petelur Langkat Dukung Penuh Program MBG

Asosiasi Peternak Ayam Petelur Langkat Dukung Penuh Program MBG

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikSumut
Jumat, 27 Feb 2026 13:00 WIB
Program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan pada 2026.Β Program ini dijalankan di SMP 20 Jakarta Timur, Kramat Jati, Kamis (8/1/2026).
Ilustrasi MBG (Foto: Mohammad Farrel/detikcom)
Langkat -

Asosiasi Peternak Ayam Petelur Kabupaten Langkat menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proyek ini dinilai meningkatan keuntungan finansial yang signifikan bagi para peternak lokal di wilayah Sumatra Utara.

Ketua Asosiasi Peternak Ayam Petelur Langkat Ahmad Sofian mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar kebijakan sosial bagi siswa sekolah, melainkan motor penggerak ekonomi (ekosistem) baru yang langsung menyentuh lapisan peternak rakyat.

Selama ini, peternak seringkali dihadapkan pada fluktuasi harga telur yang tajam dan rantai distribusi yang panjang. Dengan adanya program MBG, kebutuhan akan pasokan telur protein tinggi menjadi rutin dan terukur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menyambut baik program ini karena memberikan kepastian pasar. Jika setiap anak sekolah mendapatkan satu butir telur per hari, maka permintaan lokal akan melonjak tajam. Ini adalah peluang emas bagi peternak untuk meningkatkan kapasitas produksi tanpa rasa khawatir produk tidak terserap," ujar Sofian di Stabat, Jumat (27/02).

Secara finansial, program MBG dinilai Sofian meningkatkan pendapatan peternak melalui beberapa jalur. Rantai pasok yang lebih singkat membuat keuntungan peternak menjadi lebih maksimal.

ADVERTISEMENT

Asosiasi memastikan bahwa stok telur di Kabupaten Langkat saat ini mencukupi untuk mendukung tahap awal program. Mereka juga berkomitmen untuk menjaga kualitas nutrisi telur agar sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan pemerintah.

"Ini adalah momentum bagi peternak ayam petelur di Langkat untuk naik kelas. Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah agar pasokan MBG seratus persen berasal dari peternak lokal, bukan dari luar daerah," tambahnya.

Melalui dukungan ini, para peternak berharap pemerintah dapat terus memfasilitasi kemudahan akses pakan ternak agar margin keuntungan tetap terjaga di tengah naiknya permintaan pasar. Hal ini yang mendasari asosisi mendukung penuh program ini.

"Program ini juga kami ketahui menjadi mendukung berbagai sektor lain seperti bidang pertanian. Selain itu, MBG juga membuka lapangan kerja baru. Makanya hal ini tentu harus didukung oleh semua pihak, termasuk kami para peternak," jelasnya.




(afb/afb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads