Bank Sumut Kebut Agenda Tranformasi, Percepat Digitalisasi dan Penguatan SDM

Bank Sumut Kebut Agenda Tranformasi, Percepat Digitalisasi dan Penguatan SDM

Kartika Sari - detikSumut
Rabu, 11 Feb 2026 16:19 WIB
Kantor Bank Sumut di Kota Medan. (Dok. Bank Sumut)
Foto: Kantor Bank Sumut di Kota Medan. (Dok. Bank Sumut)
Medan -

Direktur Utama PT Bank Sumut (Perseroda) Heru Mardiansyah mengungkapkan bahwa transformasi dapat menjadi jawaban dari tantangan dan dinamika bisnis yang bergerak semakin cepat, kompleks, dan kompetitif.

Heru menjelaskan bahwa agenda transformasi ini dijalankan dengan semangat "Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi" sebagai arah dan komitmen bersama seluruh insan perusahaan. Ha ini dalam menciptakan pertumbuhan yang berkualitas (quality growth) dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang efektif.

Adapun satu agenda transformasi yang akan dijalankan mencakup penyesuaian struktur organisasi sehingga lebih adaptif, agile, dan selaras dengan arah strategis perusahaan ke depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut penataan struktur dilakukan untuk memastikan proses pengambilan keputusan yang lebih efektif, memperkuat fungsi-fungsi strategis seperti manajemen risiko, kepatuhan, dan pengendalian internal, serta meningkatkan kolaborasi lintas unit dalam merespons perubahan lingkungan bisnis secara terukur dan prudent dan kebutuhan nasabah.

"Transformasi adalah keharusan. Kami harus berani berubah agar organisasi lebih lincah, mampu bertumbuh secara sehat, dan pada akhirnya berprestasi secara berkelanjutan di tengah persaingan yang semakin ketat tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian yang menjadi fondasi utama industri perbankan," ungkap Heru, Rabu (11/2/2026).

ADVERTISEMENT

Selain aspek struktural, Heru juga membeberkan bahwa agenda transformasi juga difokuskan pada penguatan manajemen sumber daya manusia sebagai fondasi utama keberlanjutan perusahaan.

Dikatakannya, perusahaan berkomitmen membangun SDM yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing tinggi melalui perbaikan sistem pengelolaan talenta, pengembangan kompetensi yang berkelanjutan, serta penguatan budaya kinerja yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

"Sebagai bagian dari transformasi SDM, perusahaan juga melakukan penyempurnaan sistem jenjang karier yang jelas, transparan, dan berbasis kinerja serta kompetensi, sehingga setiap insan perusahaan memiliki arah pengembangan yang terukur dan kesempatan yang adil untuk bertumbuh dan berprestasi. Hal ini juga didukung oleh sistem penilaian yang objektif dan program pengembangan yang selaras dengan kebutuhan organisasi," jelasnya.

Bagi Heru, perusahaan mempercepat digitalisasi proses dan layanan untuk membuka peluang pertumbuhan baru, memperluas jangkauan layanan, serta mendorong inovasi produk dan kanal distribusi.

Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital, perusahaan memperkuat pengembangan layanan berbasis transaksi, ekosistem, dan kolaborasi, yang secara langsung mendorong pertumbuhan dan diversifikasi pendapatan, khususnya dari sisi fee based income.

Digitalisasi juga mendukung penguatan manajemen risiko melalui peningkatan kualitas data, risk analytics, early warning system, serta pengendalian internal berbasis teknologi. Dengan demikian, ekspansi bisnis yang dilakukan dapat dimonitor secara real time, lebih akurat, dan sesuai dengan profil risiko perusahaan.

"Transformasi digital bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi merupakan motor penggerak ekspansi bisnis. Dengan dukungan teknologi dan SDM yang kompeten, kami mendorong pertumbuhan pendapatan yang lebih beragam, berkelanjutan, serta membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah," lanjutnya.

Heru menegaskan bahwa agenda transformasi juga diarahkan untuk memperkuat peran perusahaan sebagai motor penggerak perekonomian daerah dan bagian integral dari perekonomian nasional.

"Sebagai institusi keuangan, kami tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga pada peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Transformasi yang kami lakukan bertujuan agar perusahaan semakin relevan, inklusif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan," kata Heru.

Bagi Heru, agenda transformasi dijalankan secara terintegrasi untuk menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang tangguh, berintegritas dan berdaya saing, serta memastikan keberlanjutan perusahaan di masa depan.

"Semangat Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi bukan sekadar slogan, tetapi menjadi cara berpikir dan cara kerja baru di seluruh lini organisasi. Inilah komitmen kami untuk menjaga keberlanjutan perusahaan dan menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan," ucap Heru.

"Melalui agenda transformasi yang dijalankan secara konsisten dan terukur, perusahaan optimistis dapat memperkuat daya saing, meningkatkan kinerja, serta menorehkan prestasi yang berkelanjutan di masa depan," pungkasnya.




(ksr/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads