Harga Pertalite Jauh dari Keekonomian, Pertanda Naik Nih?

Tim detik - detikSumut
Kamis, 18 Agu 2022 13:01 WIB
Pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memasang informasi tentang Pertalite stok habis di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (3/4/2022). Sejumlah SPBU di Kendari mengalami kelangkaan BBM jenis Pertalite sejak sepakan terakhir. ANTARA FOTO/Jojon/YU
Ilustrasi. (Foto: Antara Foto/Jojon)
Medan -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut lebih dari Rp 500 triliun uang dari APBN dikucurkan untuk subsidi BBM. Terkini, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku bahwa harga Pertalite di tanah air saat ini jauh dari keekonomian. Pertanda harga naik nih?

"Harga keekonomian Pertamax Rp 15.150, namun kita masih bisa memberikan harga eceran Rp 12.500, demikian pula dengan Pertalite keekonomiannya Rp 13.150 ecerannya masih Rp 7.650," ujar Airlangga dikutip dari detikOto Kamis (18/8/2022).

Kemudian Ketum Partai Golkar itu mencontohkan harga BBM di luar negeri yang harga BBM nya di atas Indonesia. Di antara negara ASEAN lainnya, dia menyebut harga BBM Indonesia masih lebih murah.


Airlangga menyebut di Thailand harga BBM dijual Rp 19.500 per liter, Vietnam Rp 16.645 per liter dan Filipina Rp 21.352 per liter.

"Sehingga kita relatif di bawah negara ASEAN lain," kata Airlangga.

Sebelumnya, sinyal kenaikan harga Pertalite beberapa kali sudah terdengar. Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia belum lama ini mengatakan masyarakat sudah harus siap kalau harga BBM mengalami kenaikan.

"Jadi tolong sampaikan juga kepada rakyat, bahwa rasa-rasanya sih untuk menahan terus dengan harga BBM seperti sekarang feeling saya harus kita siap-siap kalau katakanlah kenaikan BBM itu terjadi," kata Bahlil dikutip detikFinance.

Adapun dalam waktu dekat, pembelian BBM Pertalite dan solar subsidi juga bakal dibatasi. Pembatasan itu dilakukan supaya penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran.

Sekadar mengingatkan, bagi kamu pengguna Pertalite dan solar maka bisa mendaftarkan diri ke laman subsiditepat.mypertamina.id. Kamu akan diminta untuk mengisi identitas kendaraan di laman tersebut.



Simak Video "Kode Jokowi Soal Kenaikan BBM, Bakal Diputuskan Kapan?"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/dpw)