Semester I, Realisasi Penerimaan Bea Cukai Sumut Rp 3,60 Triliun

Kartika Sari - detikSumut
Rabu, 03 Agu 2022 15:04 WIB
Ilustrasi Bea Cukai
Ilustrasi Bea Cukai. (Foto: Bea Cukai)
Medan -

Kanwil Bea Cukai Provinsi Sumatera Utara mencatat realisasi penerimaan mencapai Rp 3,60 triliun pada Semester I 2022. Jumlah ini meningkat hingga 169,86 persen dari target untuk tahun 2022.

Kakanwil Bea Cukai Sumut, Parjiya mengungkapkan bahwa realisasi ini meningkat hampir 50 persen dibanding tahun lalu. Penerimaan kali ini didorong oleh meningkatnya bea masuk dan bea keluar. Sementara penerimaan cukai tutun 3,09 persen.

"Penerimaan bea cukai mencapai Rp 3,60 triliun. Realisasi ini tumbuh mencapai 48,50 persen didukung pertumbuhan bea masuk sebesar 8,05 persen dan bea keluar yang signifikan sebesar 77,72 persen," ungkap Parjiya, Rabu (3/8/2022).


Dikatakan Parjiya, penerimaan bea masuk masih didominasi oleh produk impor seperti gula, produk canai lantaian, pupuk, kacang tanah, residu, tuangan logam, buah, aksesoris kendaraan bermotor dan bawang.

"Impor gula, pupuk, dan kacang tanah mendominasi penerimaan bea masuk. Sedangkan akselerasi bea keluar didorong kenaikan harga komoditi kelapa sawit dan produk turunannya," tuturnya.

Diketahui, penerimaan Bea Cukai sendiri terdiri dari tiga komponen, yakni bea masuk, bea keluar dan cukai. Pada paruh pertama tahun ini, pendapatan sektor kepabeanan meningkat, sementara penerimaan dari lini cukai justru anjlok sebagai efek jangka panjang dari pandemi COVID-19. Cukai rokok dan alkohol tercatat menurun 3,09 persen.

"Sementara realisasi cukai terkontraksi sebesar 3,09 persen dipicu kegiatan produksi hasil tembakau yang masih terdampak COVID-19 serta pemberlakuan pembebasan cukai terhadap Etil Alkohol (EA) untuk penanganan COVID-19 seperti pembuatan hand sanitizer dan lainnya untuk alasan medis," tuturnya.

Parjiya memastikan jika Kanwil Bea Cukai Provinsi Sumatera Utara juga melindungi masyarakat dalam perannya memberantas peredaran rokok ilegal.

" Kanwil Bea dan Cukai Provinsi Sumatera Utara melindungi masyarakat dari peredaran rokok ilegal dimana sebanyak 35,65 persen penindakan yang telah dilakukan berasal dari penindakan terhadap rokok ilegal," pungkasnya.



Simak Video "Polda Jateng-Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu Afrika Rp 500 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)