Nasabah jadi Korban Skimming, Bank Sumut Blokir Transaksi Magnetic Card

Kartika Sari - detikSumut
Selasa, 05 Jul 2022 16:29 WIB
Manajemen Bank Sumut beri penjelasan terkait skimming.
Manajemen Bank Sumut beri penjelasan terkait skimming. (Foto: Kartika Sari/detikSumut)
Medan -

Bank Sumut merespons temuan kejahatan skimming yang menyebabkan uang sebesar Rp 2,7 miliar milik nasabah hilang dari rekening. Selain mengganti uang nasabah yang hilang itu, bank daerah itu memperketat mitigasi risiko.

Salah satu upaya untuk mencegah skimming adalah tak lagi menerima transaksi melalui ATM yang masih menggunakan sistem magnetic stripe, bukan sistem chip card.

"Hari ini mau mengimplementasikan mitigasi resiko sehingga seluruh transaksi magnetic yang datang dari bank lain ini sudah tidak bisa, itu otomatis ditolak sistem kita," ungkap Rahmat, Selasa (5/7/2022).


Rahmat menyebutkan bahwa saat ini seluruh ATM bank Sumut sudah diganti dengan sistem atau berbasis chip card. Namun, ia cukup menyayangkan masih ada bank lain yang masih membaca magnetic stripe, sehingga menjadi celah bagi pelaku untuk mencuri uang nasabah melalui skimming.

Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti menambahkan, transaksi bank Sumut hanya dapat dilakukan melalui ATM berbasis chip card.

"Secara sistem, ATM kita juga sudah support teknologi NSI 100 persen. Selanjutnya mitigasi yang kita lakukan untuk mencegah traffic akses penggunaan ATM yang terduplikasi melalui skimming tadi melalui switching. Jadi switching melalui sistem kita close untuk akses melalui magnetic stripe. Jadi hanya allow untuk berbasis chip saja," tutur Arieta.

Tak hanya itu, Bank Sumut juga mengingatkan kepada para nasabah agar dapat berhati-hati untuk menggunakan mesin atm khususnya ATM Bersama di area publik.

"Risiko skimming yang tinggi itu di public area. Karena memang tidak dijaga secara khusus, tetapi kita menghindari. Untuk itu kita ingatkan agar mengganti PIN secara berkala," pungkas Direktur Pemasaran Hadi Sucipto.



Simak Video "Uniknya Terong Goreng Madu hingga Bayam Telur Asin di Resto Medan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)