Imbas Kabut Asat, Bernadya hingga Mahalini Batal Manggung di Palembang

Tim detikPop - detikSumut
Senin, 26 Okt 2026 02:02 WIB
Bernadya (Foto: Pingkan/detikcom)
Jakarta -

Warga Palembang dan sekitarnya masih harus menunda keinginan untuk menikmati pertunjukan musik. Sampoerna Fest yang telah dinantikan harus mengalami perubahan lineup setelah sejumlah musisi dipastikan batal tampil.

Bernadya, Mahalini, hingga grup pop-rock The Adams tidak jadi tampil di Palembang. Pembatalan tersebut berkaitan dengan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin memburuk.

Kualitas udara di Palembang dan wilayah sekitarnya terus mengalami penurunan hingga masuk kategori tidak sehat. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama pembatalan penampilan para musisi dalam festival tersebut.

"Melihat kondisi kabut asap yang saat ini sedang menyelimuti Palembang dan sekitarnya, kami dari Tim Bernadya ingin menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi yang dihadapi masyarakat setempat," ujar pihak label Bernadya, Juni Records, dalam pernyataannya dilansir detikPop.

Juni Records juga menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar yang telah menantikan penampilan Bernadya dalam acara tersebut.

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh fans, pendengar, dan pihak-pihak yang telah menantikan kehadiran Bernadya. Kami juga mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama dari pihak penyelenggara acara," sambung Juni Records.

Keputusan pembatalan tersebut diambil dengan mempertimbangkan faktor kesehatan dan keselamatan. Penyelenggara bersama para musisi sepakat bahwa kondisi penonton serta seluruh kru yang berada di lokasi harus menjadi prioritas.

Bernadya, Mahalini, dan The Adams juga menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosial masing-masing. Mereka mengungkapkan rasa kecewa karena tidak dapat bertemu dan tampil di hadapan para penggemar yang telah membeli tiket serta mempersiapkan diri untuk menyaksikan penampilan mereka.

Meski harus menerima pembatalan tersebut, sejumlah penonton tetap memahami keputusan yang diambil. Mereka memberikan dukungan karena keselamatan dan kesehatan dinilai lebih penting di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk.

Masyarakat Palembang dan sekitarnya diharapkan tetap menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Kondisi karhutla dan kualitas udara juga diharapkan segera membaik sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.



Simak Video "Video: Perjuangan Warga Menembus Asap, Jarak Pandang Terbatas Bahayakan Lalu Lintas"

(nkm/nkm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork