Kenapa Mata Pedih Saat Memotong Bawang? Ternyata Ini Alasannya

Devi Silaban - detikSumut
Sabtu, 24 Okt 2026 09:01 WIB
Foto: TikTok @poppycooks , iStock
Medan -

Pernahkah kalian sedang asyik mempersiapkan bumbu seperti mengupas bawang, tetapi tiba-tiba mata terasa perih dan mengeluarkan air mata saat memotong bawang? Padahal, kalian tidak sedang sedih atau menangis karena masalah percintaan. Rasa perih itu muncul begitu saja, bahkan terkadang membuat kegiatan mengupas harus terhenti sejenak.

Kondisi ini sebenarnya bukan hal aneh. Bawang mengandung senyawa yang dapat memicu iritasi pada mata ketika bagian dalamnya dipotong atau dihancurkan. Menariknya, reaksi tersebut merupakan hasil dari proses kimia yang terjadi saat sel-sel bawang mengalami kerusakan.

Memotong Bawang Memicu Reaksi Kimia

Saat bawang dipotong menggunakan pisau, struktur sel di dalamnya mengalami kerusakan. Proses ini membuat sejumlah senyawa yang sebelumnya terpisah di dalam jaringan bawang saling bereaksi dan menghasilkan zat yang mudah menguap.

Dilansir dari penelitian Imai dkk dalam jurnal Nature (2002) berjudul An Onion Enzyme That Makes the Eyes Water, para peneliti mengidentifikasi enzim yang disebut lachrymatory factor synthase (LFS). Enzim ini berperan dalam pembentukan senyawa yang menyebabkan mata berair ketika bawang dipotong.
Dengan kata lain, rasa pedih yang muncul bukan sekadar akibat aroma bawang yang menyengat. Ada proses kimia di baliknya yang menghasilkan senyawa pemicu iritasi pada mata.

Ada Senyawa yang Membuat Mata Terasa Perih

Senyawa yang bertanggung jawab atas efek tersebut dikenal sebagai lachrymatory factor atau faktor pemicu air mata. Nama kimianya adalah propanethial S-oxide.

Setelah bawang dipotong, senyawa ini terbentuk melalui reaksi enzimatis dan mudah menguap ke udara. Ketika mencapai permukaan mata, senyawa tersebut menimbulkan sensasi menyengat atau perih yang membuat mata bereaksi.

Penelitian Eady dkk dalam jurnal Plant Physiology (2008) berjudul Silencing Onion Lachrymatory Factor Synthase Causes a Significant Change in the Sulfur Secondary Metabolite Profile turut menjelaskan peran enzim LFS dalam pembentukan senyawa pemicu air mata. Peneliti menemukan bahwa penurunan aktivitas enzim tersebut dapat mengurangi produksi senyawa penyebab mata berair pada bawang yang diteliti.

Temuan ini memperlihatkan bahwa rasa pedih saat memotong bawang berkaitan erat dengan reaksi kimia di dalam jaringan bawang, bukan semata-mata karena aromanya yang kuat.

Kenapa Mata Langsung Mengeluarkan Air Mata?

Ketika senyawa pemicu iritasi mencapai permukaan mata, saraf sensoris merespons rangsangan tersebut. Tubuh kemudian memicu produksi air mata sebagai respons perlindungan untuk membantu membilas zat yang mengiritasi permukaan mata.

Itulah sebabnya mata bisa terasa panas, menyengat, dan berair meskipun kalian tidak sedang menangis. Air mata yang keluar merupakan respons alami tubuh terhadap rangsangan kimia.

Jadi, kalau mata mulai berair saat mengiris bawang, tubuh sebenarnya sedang menjalankan mekanisme perlindungannya. Meski begitu, tingkat kepedihan yang dirasakan setiap orang dapat berbeda-beda.

Bagaimana Cara Mengurangi Rasa Pedih Saat Memotong Bawang?

Meski sulit dihindari sepenuhnya, ada beberapa cara yang dapat dicoba agar kegiatan memotong bawang terasa lebih nyaman. Untuk mengurangi rasa pedih, gunakan pisau tajam agar jaringan bawang tidak terlalu hancur, pastikan sirkulasi udara di dapur baik agar senyawa pemicu iritasi tidak terkumpul di sekitar wajah, dan coba dinginkan bawang di lemari pendingin sebelum dipotong.

Jika mata terasa sangat perih, hentikan kegiatan memotong bawang sejenak dan hindari mengucek mata. Apabila iritasi tidak kunjung mereda atau muncul gangguan penglihatan, mintalah bantuan tenaga kesehatan.

Pada akhirnya, mata berair saat memotong bawang merupakan respons alami tubuh terhadap senyawa hasil reaksi kimia di dalam bawang. Jadi, lain kali ketika air mata mulai menetes saat menyiapkan bumbu masakan, kalian sudah tahu penyebabnya. Bukan karena bawangnya punya cerita sedih, melainkan karena ada proses kimia yang membuat mata ikut bereaksi.



Simak Video "Video: Gol Joao Felix Bawa Al Nassr Menang Vs Neom FC, Ronaldo Gagal Penalti"

(afb/afb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork