Lima pekerja batu bata tersambar petir saat hujan mengguyur Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia.
Kapolsek Kota Kisaran Iptu Riki Hamdany mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (19/10/2026). Kelima korban merupakan pekerja pencetak batu bata.
"Benar, ada warga yang tersambar petir. Mereka berlima, seluruhnya pekerja pencetak batu bata, tetapi saat itu sedang hujan," kata Riki, Selasa (20/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, saat peristiwa terjadi, lokasi tempat para korban bekerja sedang dilanda hujan disertai petir. Mereka kemudian berteduh di bumbungan tempat pembakaran batu bata.
"Mereka berteduh di bumbungan bakaran batu bata," ungkapnya.
Tiba-tiba, petir menyambar lokasi tersebut dan mengenai kelima pekerja. Empat orang sempat pingsan, sedangkan satu orang meninggal dunia.
"Satu meninggal atas nama Mariadi, warga Jalan Kikir, Kelurahan Dadimulyo. Sedangkan empat lainnya pingsan," ujarnya.
Riki mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga membenarkan bahwa Mariadi meninggal dunia akibat tersambar petir.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga, dan mereka membenarkan korban meninggal akibat tersambar petir," katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika cuaca ekstrem. Masyarakat juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir.
"Selain sambaran petir, pohon tumbang juga harus kita waspadai. Sebaiknya, kurangi aktivitas di luar ruangan," pungkasnya.
