PLN Batam Bantah Data Center Jadi Penyebab Blackout, Kerugian Dihitung Pekan Depan

Kepulauan Riau

PLN Batam Bantah Data Center Jadi Penyebab Blackout, Kerugian Dihitung Pekan Depan

Alamudin Hamapu - detikSumut
Minggu, 18 Okt 2026 22:00 WIB
Direktur Utama (Dirut) PT PLN Batam, Kwin Fo saat menjelaskan Blackout listrik di Batam, Bintan dan Tanjupinang.
Foto: Direktur Utama (Dirut) PT PLN Batam, Kwin Fo saat menjelaskan Blackout listrik di Batam, Bintan dan Tanjupinang. (Alamudin Hamapu/detikSumut)
Batam -

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo membantah kabar yang menyebut pengujian atau commissioning data center menjadi penyebab blackout atau pemadaman listrik meluas di Batam, Bintan dan Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) beberapa waktu lalu. Sementara itu, PLN Batam berencana menghitung kerugian akibat gangguan kelistrikan tersebut pada pekan depan.

"Pemadaman yang meluas kemarin itu sama sekali tidak ada sangkut paut dengan data center," tegas Kwin Fo, Minggu (18/10/2026).

Dia mengaku telah menerima informasi mengenai dugaan data center yang sedang melakukan pengujian dan membutuhkan daya besar. Namun, dia memastikan informasi tersebut bukan penyebab blackout di Batam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Walaupun kita dari informasi yang saya terima, sepertinya ada yang bilang karena ada pengetesan atau commissioning, ada data center yang baru mau melakukan pengetesan sehingga menyerap daya sangat besar dan itu menyebabkan blackout. Itu informasi sama sekali tidak benar. Jadi, sama sekali tidak ada hubungan dengan data center," jelasnya.

Menurutnya, penyebab blackout di Batam harus dijelaskan berdasarkan kondisi dan hasil pemeriksaan di lapangan.

ADVERTISEMENT

Disinggung soal kerugian PLN Batam akibat blackout pada awal pekan lalu, Kwin Fo mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum melakukan penghitungan menyeluruh terhadap kerugian yang dialami PLN Batam maupun dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat dan pelaku usaha.

"Jujur saja, kita belum sampai ke sana. Mungkin minggu depan kami akan melakukan kalkulasi. Karena minggu ini kami hanya fokus pada pemulihan," ujarnya.

Kwin Fo menjelaskan manajemen masih berfokus pada pemulihan sistem kelistrikan setelah gangguan yang berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat dan dunia usaha di Batam.

Dia menyebut penghitungan tersebut nantinya tidak hanya mencakup kerugian yang dialami PLN Batam, tetapi juga dampak terhadap masyarakat, pemilik usaha, dan pelaku bisnis.

"Minggu depan kami akan melakukan kalkulasi kerugian yang kami derita berapa, termasuk kerugian yang melanda masyarakat, pemilik usaha, bisnis. Nanti kita akan mencoba menghitung," ujarnya.



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads