Truk kontainer yang membawa peti kemas berisi 20 ton besi gagal menanjak di Jembatan Wampu, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Akibatnya, truk sampai mundur dan menabrak pembatas jalan.
"(Truk) mengangkut besi, (beratnya) 20 ton," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Langkat, Ipda Budi Sihotang saat dikonfirmasi detikSumut, Kamis (15/10/2026).
Budi mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 06.15 WIB, tadi. Awalnya, kontainer BK 8372 GN itu datang dari arah Kota Medan menuju Tanjung Pura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, setibanya di lokasi kejadian, truk gagal menanjak ke jembatan hingga membuat truk mundur dan menabrak pembatas jalan. Akibatnya, peti yang dibawa truk tersebut terbalik ke jalan.
Budi menyebut kondisi itu diduga dipicu karena kesalahan sopir truk berinisial I (58) saat hendak mengganti persneling atau gigi truk.
"Jalan tanjakan menuju Jembatan Wampu. Pada saat berada di tanjakan, diduga salah oper persneling, sehingga tidak bisa menanjak dengan maksimal. Jadinya, mobil yang sudah berada di ujung jembatan, mundur ke belakang dan menabrak pulau jalan mengakibatkan kontainer terbalik di badan jalan," sebutnya.
Perwira pertama Polri itu menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Tidak ada korban jiwa," pungkasnya.
